JOGJA - Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi menyebut faktor utama kekalahan dari Persiraja Banda Aceh di Stadion Langsa, Kota Langsa, Aceh, Senin (22/1) lalu. Dia menyebut faktornya kondisi lapangan yang bergelombang sehingga sulit sekali untuk bermain.
"Masalah lapangan lah. Kami tidak mungkin bisa bermain dengan lapangan banyak bergelombang," ujarnya Selasa (23/1).
Menurut Kas Hartadi, kondisi lapangan yang bergelombang membuatnya harus memutar ulang strategi.
Di mana, strategi yang dimainkan harus bisa bermain dengan bola-bola lambung.
"Lapangan memang sulit sekali untuk bermain. Lalu, kita kembali kecolongan dari set piece di gol pertama, jadi down ditambah gol kedua," katanya.
Laga antara Persiraja versus PSIM Jogja berakhir untuk kemenangan tim tuan rumah dengan skor 3-1 untuk tuan rumah.
Tiga gol Laskar Rencong dicetak oleh Islom Karimov dan Ramadhan di babak pertama. Sementara di penghujung laga, Andik Vermansyah memastikan keunggulan Persiraja melalui gol cantik dari tendangan jarak jauhnya.
PSIM Jogja sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol semata wayang I Nyoman Sukarja di babak kedua. Gol itu tak cukup menyelamatkan PSIM dari kekalahan di laga itu.
PSIM Jogja juga harus rela turun di posisi tiga klasemen Grup X dan disalip Laskar Rencong.
Saat ini Laskar Mataram berhasil mengantongi lima poin. Sementara Persiraja Banda Aceh berhasil mengoleksi enam poin.
Kas Hartadi akan mengevaluasi tim jelang laga selanjutnya. Pelatih asal Solo itu tetap menargetkan kemenangan agar bisa mengamankan posisi PSIM Jogja di klasemen grup dan supaya bisa lolos ke babak semifinal.
"Kami masih ada peluang. Jadi, yang pertama itu compact defense lalu finishing, untuk memenangkan pertandingan di laga selanjutnya," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad