RADAR JOGJA – Pelatih PSIM Jogja tetap bisa membagi waktu dan konsentrasinya jelang laga lanjutan babak 12 besar melawan PSMS Medan Jumat (12/1). Dengan menyelesaikan ujian terakhir demi lisensi AFC Pro. Latihan PSIM di Stadion Mandala Krida Jogja, Rabu (10/1) pun digelar tertutup.
Bukan karena takut diintip kekuatanya oleh tim Ayam Kinantan, julukan PSMS. Tapi latihan tertutup dilakukan untuk ujian terakhirnya untuk lisensi AFC Pro.
"Karena latihan hari ini (kemarin) untuk ujian saya terakhir di AFC Pro,” ujarnya. “Dan itu pun programnya pas sekali untuk dilatihan hari ini yaitu attacking.”
Baca Juga: Jangan keliru!! Mengenal Fungsi Mobil Ambulans dan Bedanya dengan Mobil Jenazah
Kas Hartadi mengaku materi latihan para penggawa PSIM Jogja kebetulan sama dengan materi ujiannya. Sehingga persiapan anak asuhnya menjamu PSMS Medan tak terganggu.
Terkait kekuatan PSMS, pelatih asal Surakarta itu menyebut sebagai tim yang sangat solid dan kompak. Sehingga materi latihan attacking sangat dibutuhkan untuk menghadapi tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu. "Medan adalah tm yang solid, tim yang bagus juga, kompak juga jadi kami sudah siapkan materi attacking itu," tegasnya.
Kas Hartadi juga membeberkan hanya ada satu pemain saja yang besok tidak bisa tampil ketika menjamu PSMS Medan. Sebab masih menjalani hukuman akumulasi kartu."Besok semua pemain bisa full team kami bisa. Kecuali Sheva yang masih terkena akumulasi kartu," tandasnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo