RADAR JOGJA – Timnas Indonesia menelan kekalahan kala menghadapi Libya dalam agenda uji coba persahabatan di Mardan Sports Complex, Antalya, Turki, Selasa (2/1) malam.
Gol kemenangan Libya dicetak oleh Ahmed Ekrawaa (25’), Omar Al Khoja (58’), Noor Al Din Al Qulaib (89’) dan Alaa Al Qajdar (90+2).
Indonesia bermain presing-presing ketat di awal pertandingan. Saddil Ramdani menciptakan peluang di awal pertandingan.
Sepakan Sadik masih dapat diselamtoan kiper Libya, Mourad Al Muhaysi.
Libya meningkatkan intensitas serangan dan mampu menjebol gawang Indonesia di menit ke-25.
Ahmed Ekrawa melepaskan tendangan, Syahrul Trisna tak mampu menghalaunya dan gol terjadi.
Indonesia mencoba menyamakan kedudukan. Tandukan Dimas Drajad di menit ke-39 masih dengan mudah dihalau Mourad.
Libya hampir menggandakan keunggulan. Sepakan Ekrawaa masih mengenai mistar bagian atas Indonesia.
Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Libya atas Indonesia bertahan.
Di awal babak kedua, Indonesia meningkatkan intensitas serangan.
Tendangan keras Adam Alis di menit ke-50 masih mampu ditepis kiper Libya dan memantul ke tiang gawang.
Selang empat menit, Libya mampu menjebol gawang Indonesia. Namun, gol itu dianulir sebab posisi pemain Libya sudah offside.
Setelah itu, keunggulan Libya akhirnya terjadi. Memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Indonesia, Omar Al Khoja dengan mudah mencetak gol dengan tap-in usai mendapatkan sontekan matang dari Ekrawa.
Libya kembali menambah keunggulan menjadi 3-0 dimenit ke-89. Memanfaatkan kesalahan umpan dari Justin Hubner, Al Qulaib berhasil melepaskan tendangan untuk menggetarkan jala gawang Indonesia.
Libya mampu menggenapkan keunggulan menjadi 4-0 di masa injury time babak kedua.
Berawal dari Jordi Amat yang kehilangan bola di lini tengah. Al Qajdar melepaskan tendangan jarak jauh.
Kiper Indonesia dalam posisi yang buruk dengan maju kedepan dan gol terjadi.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Libya 4-0 atas Indonesia.
Timnas Indonesia bakal kembali menghadapi Libya pada Jumat 5 Januari 2024.(uta)
Editor : Amin Surachmad