Momentum merayakan tahun baru 2024 menjadi salah satu pengalaman yang membahagiakan untuk striker asing PSIM Jogja Augusto Neto. Ini pengalaman yang baru pertama kali pemain asal Brasil ini untuk merayakannya di Jogja.
RIZKY WAHYU, Radar Jogja
Augusto Neto merasa sangat senang dapat merasakan dan merayakan tahun baru di Jogja untuk pertama kalinya. Sebab, menurutnya, orang-orang di Kota Gudeg ini bisa menyambutnya dengan baik.
"Saya sangat senang dengan orang-orang di sini," ujarnya (1/1/2024).
Augusto mengaku kebahagiaannya menyambut pergantian tahun 2024 ini semakin bertambah usai kedatangan keluarganya dari Brasil ke Jogja. Karena, hal ini menjadi suatu kehangatan tersendiri baginya.
"Jadi, keluarga saya datang pada Jumat sebelum tahun baru dari Brasil. Istri dan anak saya datang ke Jogja. Jadi saya senang sekali bisa merayakan tahun baru bersama mereka di Jogja. Mereka juga sangat enjoy di sini," katanya.
Menurut striker asing asal Brasil ini, ia dan keluarganya sangat senang bisa merayakan tahun baru di Jogja.
Apalagi, dengan adanya dukungan dan antusias dari para suporter PSIM Jogja yang luar biasa membuat mereka nyaman di Jogja.
"Saya dan keluarga senang merayakan tahun baru di Jogja. Jadi saya ingin membalasnya dengan bermain baik di lapangan dan bisa membawa tim ini promosi ke Liga 1," jelasnya.
Striker yang bernama lengkap Augusto Carvalho da Silva Neto ini datang ke Indonesia dan bergabung dengan PSIM Jogja di waktu putaran kedua babak penyisihan grup Kopietisi Liga 2 musim ini.
Baca Juga: Polres Purworejo Ungkap 198 Kasus, Pembunuhan Berencana di Kaligesing Jadi Perhatian
Kedatangan Augusto ke Laskar Mataram untuk menggantikan Alexsandar Rakic dan melengkapi jatah pemain asing yang bisa dimainkan oleh PSIM Jogja dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024 ini.
Augusto Neto terakhir membela Flamurtari FC, klub sepak bola kasta kedua Albania. Sebelumnya, dia membela beberapa klub di berbagai negara.
Fortaleza dan Santa Rita (Brazil), Canelas 2010 dan Pedras Rubras (Portugal), Rangers (Hong Kong), dan Al-Mina’a SC (Irak). PSIM Jogja ini adalah klub pertama di Indonesia yang dibelanya.
Sat ini Augusto Neto sudah mengantongi satu gol dan satu asist dari empat penampilannya bersama PSIM Jogja.
Walaupun sempat mengalami cedera di bagian kepala akibat berbenturan dan gagal mengeksekusi pinalti. Namun, striker asal Brasil ini tetap optimisi akan bisa membawa Laskar Mataram naik ke Liga 1.
Meski tergolong baru di Indonesia, Augusto Neto mengaku betah tinggal di Jogja. Sebab, ada faktor suporter yang senantiasa mendukungnya.
"Saya menyukai Indonesia dan saya cinta tempat ini. Saya harap bisa menetap di Indonesia seterusnya. Apalagi dengan dukungan dan antusias suporter yang luar biasa membuat saya nyaman tinggal di sini," tegasnya.
Augusto Neto juga mengaku senang dengan atmosfer sepak bola di Indonesia ini. Dia berharap agar bisa terus mengembangkan kariernya sebagai pesepakbola di Indonesia.
"Tempat ini adalah harapan saya untuk mengembangkan karier di sepak bola," cetusnya.
Tak lupa, Augusti juga mengucapkan selamat tahun baru kepada para penggemar di PSIM Jogja. Hal itu dilakukannya karena tentunya ia ingin minta dukungan agar skuad tim Laskar Mataram bisa sukses lolos ke Liga 1.
"Saya ingin mengucapkan tahun baru kepada penggemar. Dan, tentunya saya minta dukungan agar kami sukses di babak play off dan lolos ke Liga 1," ucapnya.
Augusto Neto juga berharap di tahun 2024 ini semoga para pemain PSIM Jogja diberikan kebahagiaan dan kesejahteraan. Sebab, ia ingin bersama-sama mereka mambawa Laskar Mataram naik ke Liga 1.
"Semoga tahun 2024 semuanya diberi kebahagiaan dan kesejahteraan," tuturnya
Meski mengaku betah tinggal di Jogja, Augusto Neto ternyata tidak ingin terlalu buru-buru menaikkan kariernya di Indonesia.
Sebab, saat ini, prmain yang berusia 27 tahun ini hanya ingin melakukan yang terbaik di setiap pertandingan PSIM Jogja.
"Saat ini saya tidak terlalu memikirkan target yang gimana-gimana. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik untuk tim dan bisa lolos ke Liga 1 dulu. Dan, saya rasa di sini sangat potensial dan banyak pemain potensial yang bisa diasah," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad