RADAR JOGJA – Luka Modric menjalani bulan-bulan terakhirnya sebagai pemain Real Madrid. Setelah 12 musim di tim putih, kepergiannya di akhir musim dipandang sebagai hal yang tak terhindarkan.
Namun, performanya menurun. Selain itu, banyaknya gelandang muda di Real Madrid.
Modric sudah mempunyai keraguan sebelum memperpanjang kontrak terakhirnya selama satu musim. Pemain asal Kroasia ini mendapat tawaran jutaan dolar dari Arab Saudi.
Namun, ia ingin terus bermain di level teratas selama satu tahun lagi. Modric tidak menyangka akan mendapat peran sebagai pemain cadangan.
Modric dianggap kalah bersaing dengan Tchouaméni atau Camavinga yang memiliki menit bermain lebih banyak darinya. Meski Tchouameni dan Cmavinga didekap cedera, Modric masih kesusahan mengeluarkan performa terbaiknya.
Apalagi, Dani Ceballos juga sudah pulih dan mendapatkan perannya di skuad Real Madrid.
Real Madrid sudah mulai merencanakan kerangka pemain untuk musim berikutnya dan klub mengetahui bahwa mereka akan kehilangan legenda mereka yaitu Luka Modric.
Belum diketahui nasib pemilik Ballon D’Or 2019 ini apakah akan terus bermain di level teratas Eropa atau memilih hengkang ke Arab Saudi.
Bagaimanapun, pelatih Carlo Ancelotti berharap sang pemain bersabar menunggu hingga akhir musim. Kepergiannya di bursa musim dingin akan menjadi kerugian karena badai cedera di sektor gelandang Real Madrid. Dia ingin mempertahankan skuadnya saat ini tanpa kehilangan satu pun personel.
Meskipun pemain Castilla seperti Nico Paz atau Gonzalo bergabung, peran mereka masih bersifat sementara. Ancelotti memahami hal itu seorang legenda seperti Modric dapat berkontribusi banyak dalam rentang waktu yang menentukan musim ini.
(Muhammad Hafidz Fauzan)