JOGJA - Kekalahan PSIM Jogja dari Nusantara United FC dengan skor 0-1 pada laga kandang terakhir di putaran kedua kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024 menjadi sebuah pekerjaan rumah (PR) bagi jajaran pelatih Laskar Mataram.
Sebab, kekalahan kedua di kandang tersebut diakibatkan dari banyaknya kecerobohan yang dibuat oleh para pemain. Terutama di lini tengah dan belakang.
Ke depan, PSIM Jogja akan melakoni laga terakhir di fase Grub B Liga 2 melawan Persikab Kabupaten Bandung yang bakal dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Senin (18/12) mendatang.
Pertandingan itu nantinya pasti akan menjadi kesempatan bagi tim Laskar Mataram untuk memperbaiki hasil buruk usai dikalahkan tim tamu Macan Dahan Borneo, julukan Nusantara United FC.
Tampaknya, di laga kontra Persikab Kabupaten Bandung mendatang, pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi akan melakukan perombakan dan rotasi pemain. Menginggat hal tersebut sangat penting untuk melakoni laga di fase 12 besar mendatang.
"Mungkin besok saat melawan Persikab akan ada rotasi untuk persiapan ke babak 12 juga," ujarnya (15/12).
Kas Hartadi kemungkinan akan menurunkan pemain baru yang didatangkan dari RANS Nusantara yakni Fadilla Akbar. Dia bakal mengisi lini tengah dan membantu pertahanan saat melawat ke Persikab mendatang. Sebab, selama ini banyak yang menilai lini tengah PSIM Jogja kurang efektif.
"Ya, semua lini pasti saya evaluasi. Kemungkinan besok saat melawan Persikab pemain itu akan diturunkan. Tapi, saya akan melihat dulu nanti," katanya.
Sebenarnya pada bursa transfer lalu, PSIM Jogja telah mendatangkan dua pemain baru. Selain Fadillah, ada Alfriyanto Nico.
Namun, saat melawan Nusantaran United kemarin, hanya Nico saja yang diturunkan oleh skuad tim Laskar Mataram.
Kas Hartadi punta argumen mengapa tidak menurunkan dua pemain tersebut. Pelatih asal Solo itu belum melihat secara langsung cara bermain mereka.
"Ya, sebetulnya kami sudah mendatangkan dua pemain, Akbar sama Nico. Tapi, nggak bisa saya turunkan karena saya belum melihat cara main mereka. Kemarin kan saya ambil lisensi pelatihan. Saya belum tahu cara Akbar main bagaimana," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad