RADAR JOGJA -Persib Bandung menelan kekalahan 0-2 dari Persik Kediri pada pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka selama 14 pertandingan musim ini.
Dikutip dari ligaindonesiabaru.com pada Senin (11/12), gol pertama Persik dicetak melalui eksekusi penalti Renan Silva pada menit ke-48, diikuti oleh gol Anderson Nascimento dari tendangan bebas pada menit ke-59.
Hasil ini membuat Persib tertahan di peringkat ketiga dengan 49 poin, sementara Persik naik ke posisi 6 dengan 33 poin.
Dengan didukung oleh penggemar setianya, Persib tampil agresif sejak awal. Namun, pertahanan rapat Persik cukup sulit bagi mereka untuk menciptakan peluang di kotak penalti lawan.
Meski demikian, Pangeran Biru mencoba variasi serangan dari jarak jauh karena minimnya peluang di area penalti, tetapi penjaga gawang Persik, Dikri Yusron, tampil solid.
Persik sendiri tidak hanya bertahan, mereka juga mampu menghasilkan beberapa peluang berbahaya melalui permainan cepat mereka.
Gol pertama tercipta di awal babak kedua melalui penalti Renan Silva setelah wasit memberikan penalti karena pelanggaran Kevin Mendoza pada Flavio Silva.
Meski tertinggal, Persib tetap menguasai pertandingan namun gagal mencetak gol.
Tendangan bebas Anderson Carneiro menghasilkan gol kedua untuk Persik, dan meski Persib berusaha keras, mereka tak mampu membalas. Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Persik.
Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, bangga dengan penampilan timnya dan mengakui kesulitan menghadapi Persib. Dia mengapresiasi perjuangan pemainnya dan menekankan kedisiplinan tim dalam mencetak dan mempertahankan gol.
"Malam ini saya sangat senang dan mungkin malam yang akan selalu kami ingat, karena sejak awal kami sudah tahu akan menghadapi lawan yang sulit.”
“Saya juga mengapresiasi perjuangan pemain di lapangan, karena apapun taktik strategi yang saya siapkan, semuanya bergantung pada mereka," jelasnya usai pertandingan.
Pelatih asal Brasil tersebut juga mangaku mencari tahu kekuatan tim lawan dan telah menyiapkan taktik dan strategi di awal pekan, mencoba meredamnya sepanjang pertandingan.
"Di babak pertama kami bisa mengontrol permainan, namun sayang tidak bisa menyelesaikan peluang yang tercipta. “
“Di babak kedua kami bisa mencetak gol cepat, dan setelah itu Persib Bandung bisa menekan.”
“Saya senang Persik Kediri bisa bermain disiplin dan mencetak gol kedua serta mempertahankannya hingga akhir pertandingan," ungkapnya.
Sementara itu, pencetak gol kedua Persik, Anderson do Nascimento, berterima kasih kepada suporter Kediri dan menyebut latihan sebagai kunci sukses. Dia juga menegaskan pentingnya tetap fokus menghadapi setiap pertandingan.
"Saya tahu mereka malam ini mengadakan nonton bareng untuk mendukung kami, itu dukungan yang sangat luar biasa.”
“Soal gol saya, itu semua berkat latihan. Di setiap sesi latihan, kami selalu berlatih bersama.”
“Sekarang kami harus terus fokus karena setiap laga di Liga Indonesia sangat berat, dan semua laga adalah final bagi Persik Kediri," jelasnya.
Pelatih Persib, Bojan Hodak sendiri, mengakui kekecewaannya atas kekalahan tersebut. Ia harus merelakan rekor 14 kali tak terkalahkan terputus disini. Boja juga mengapresiasi lini tengah Persik, terutama Ze Valente dan Bayu Otto. Meski kalah, ia tetap memberikan pujian pada timnya dan berjanji untuk terus memperbaiki performa.
“Persik benar-benar bermain dengan tangkas. Tapi, kami akan terus berbenah,” ucapnya (Ronaldo Saturinus Klau)
Editor : Bahana.