JOGJA – Manchester City baru saja dipermalukan Aston Villa dengan skor 1-0 pada Kamis (7/12) dini hari. Laga yang diselenggarakan di Villa Park itu dimenangkan tuan rumah dengan gol semata wayang yang dicetak Leon Bailey.
Laga ini memang pantas menjadi laga terkelam Pep Guardiola.
Tim asuhan Guardiola tak berkutik sama sekali pada pertandingan ini. Manchester City, bahkan, tercatat hanya melakukan tendangan ke arah Aston Villa sebanyak 2 kali.
Berbanding terbalik dengan Aston Villa yang melakukan tendangan sebanyak 22 kali.
Manchester City seolah-olah menjadi tim medioker yang tak pantas mendapatkan gelar Premier League.
Namun, pelatih Liverpool Jurgen Klopp tidak setuju dengan pernyataan tersebut yang seolah-olah meremehkan skuad asuhan Pep Guardiola.
Menurut Klopp, itu adalah lelucon terbesar di dalam sejarah jika harus mencoret Manchester City dalam perburuan gelar EPL.
“Lelucon terbesar dalam sejarah sepak bola jika mencoret Manchester City dalam perburuan gelar.” ucap Klopp.
Klopp menyuruh para jurnalis untuk menanyakan siapa yang akan mendapatkan gelar juara EPL pada bulan April tahun depan karena memang liga Inggris sangat sulit untuk ditaklukan.
"Mungkin. Itu terjadi pada tahun-tahun terakhir (juara EPL), selalu dua tahun. Saya tidak tertarik dengan pertanyaan itu, selama kita masih ada di sana. Tapi itu sangat sulit dan intens. Tanyakan lagi pada saya pada bulan April."