Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seharga Lebih dari 100 Miliar untuk 15 VAR, PT LIB Rencanakan Penggunaan VAR di Liga 1 pada Februari

Agung Setya Pratama • Kamis, 7 Desember 2023 | 17:40 WIB
VAR: Piala Dunia U17 2023 di Indonesia bakal menggunakan VAR dalam setiap pertandingan (credit: Media PSSI)
VAR: Piala Dunia U17 2023 di Indonesia bakal menggunakan VAR dalam setiap pertandingan (credit: Media PSSI)

RADAR JOGJA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memborong 15 teknologi Video Assistant Referee (VAR) dengan total harga mencapai 100 miliyar.

Teknologi VAR tersebut rencananya bakal digunakan di pertandingan-pertandingan Liga 1 Indonesia mulai Februari.

Hal tersebut diungkapkan oleh Public Relations (Humas) PT LIB, Sabina Katya dalam momen acara peluncuran aplikasi Liga Fan ID pada Rabu (6/12), di Jakarta.

Seperti yang dilansir dari JawaPos.com mengutip Antara pada Rabu (6/12), Sabina mengatakan bahwa saat ini PT LIB sudah mempunyai sebanyak 15 VAR yang sudah siap dipakai. 12 di antaranya bakal ditempatkan di dalam ruangan bergerak (mobile).

Sementara, hanya tiga VAR yang punya Video Operational Room (VOR) di dalam stadion. Belum dipastikan, namun kemungkinan tiga VOR tersebut bakal ditempatkan di Solo, Bali, dan Bandung.

"Sekarang, kami (PT LIB) sudah ada 15 VAR, 12-nya mobile. Mungkin akan di Solo, mungkin ya, mungkin ada di Solo, mungkin di Bali, dan Bandung. Itu masih kemungkinan," ungkap Sabina.

Sedangkan, untuk SDM yang bakal mengoperasikan teknologi VAR tersebut, PT LIB diketahui terus menggelar pelatihan VAR yang kini sudah memasuki fase ketiga pada tahap dua yang digelar pada 4-19 Desember 2023 di Jakarta.

Dalam unggahan di akun Instagram resmi @pt_lib, Sejumlah 18 wasit, 36 asisten wasit, dan 16 operator tayangan ulang/replay (RO) yang telah terkurasi dibekali pelatihan lagi. Kemudian, pada Januari 2024 mendatang akan dilakukan simulasi di lapangan.

"VAR Training Tahap 2 digelar di Jakarta pada 4-19 Desember 2023. Kegiatan ini diikuti 18 wasit, 36 asisten wasit, dan 16 replay operator. Acara ini merupakan agenda lanjutan dari VAR training tahap satu untuk Replay Operator yang digelar November 2023," tulis PT LIB dalam akun Instagramnya, @pt_lib, Selasa (5/12).

PT LIB dengan PSSI akan terus berupaya untuk membantu wasit Indonesia agar bisa mendapat lisensi wasit VAR. Yang mana lisensi VAR ini sepenuhnya ketentuan FIFA sebagai pemegang lisensi.

Selain itu, Sabina juga mengungkapkan bahwa teknologi VAR tersebut bakal diaplikasikan di pertandingan-pertandingan Liga 1 mulai bulan Februari 2024, atau pekan ke-24 di pertengahan musim, setelah Piala Asia.

Di momen tersebut, PT LIB juga menjelaskan bahwa pengadaan teknologi VAR tersebut didapatkan melalui skema pembelian dari vendor Hawk-Eye Innovations yang merupakan rekomendasi dari FIFA untuk menyediakan teknologi canggih tersebut.

Chief of Business PT LIB, Budiman Dalimunthe, menjelaskan terkait alokasi biaya pengadaan VAR. Dia menyebut bahwa investasi yang digelontorkan untuk VAR Liga 1 mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

"Ini kan investasi kita untuk sepak bola bukan main main, tolong dibantu. VAR itu pasti punya operator atau federasi kan, kecuali LED kemarin kan sudah program itu," kata Budiman.

 Sebenarnya, penerapan VAR di Indonesia sudah dilakukan di gelaran Piala Dunia U-17 2023 di empat stadion utama yang menjadi venue pertandingan. Antara lain Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya, Stadion Si Jalak Harupat di Bandung, Jakarta International Stadium (JIS), dan Stadion Manahan di Solo. (uta)

Editor : Amin Surachmad
#var #PT LIB #Liga 1