Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gol Debut Krisna yang Mengesankan, Pastikan PSIM Menang Atas Perserang

Elang Kharisma Dewangga • Senin, 20 November 2023 | 01:58 WIB
DUEL UDARA: Pemain PSIM Jogja dan Perserang Serang berebut bola dalam laga di Stadion Mandala Krida Jogja Minggu (19/11). (Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)
DUEL UDARA: Pemain PSIM Jogja dan Perserang Serang berebut bola dalam laga di Stadion Mandala Krida Jogja Minggu (19/11). (Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)

 

JOGJA - Satu gol dari pemain U-21 PSIM Jogja Krisna Sulistia Budianto berhasil membawa skuad tim Laskar Mataram menang 1-0 atas tamunya Perserang Serang, Minggu (19/11) di Stadion Mandala Krida, Jogja.

Gol Krisna dicetak pada menit ke-45+2 setelah mendapatkan umpan dari Ghulam Fatkur Rahman. Namun, pada babak kedua, Krisna harus ditarik keluar oleh pelatih Kas Hartadi. Sehingga hal tersebut membuat para pandemen PSIM Jogja bertanya-tanya.

Menurut Kas Hartad, debut perdana Krisna di laga kontra Perserang Serang ini cukup mengesankan. Sebab, pemain kelahiran asal Pati itu bisa mencetak gol di laga ini.

Kas Hartadi beralasan mengapa Krisna ditarik pada babak kedua padahal pemain tersebut mencetak gol. Karena, menurutnya, pemain U-21 hanya perlu bermain 45 menit saja.

Kas Hartadi mengucapkan banyak terimakasih untuk semua pemain yang sudah bekerja keras untuk memenangkan laga kali ini. Sebab, kemenangan ini dibersembahkan untuk manajemen, suporter Brajamuasti dan The Maident.

"Jadi, target kami tercapai. Kami cukup menang setengah gol tapi poin tiga," tegasnya.

Menurut Krisna Sulistia, di pertandingan ini semua pemain bekerja keras, ngotot, dan berani saling komunikasi. Sehingga di laga ini PSIM Jogja bisa mengantongi poin tiga.

Sementara pelatih kepala Perserang Serang Bonggo Pribadi mengatakan, sebenarnya para penggawa Laskar Singandaru datang ke Jogja dengan menargetkan tiga poin. Namun, target mereka belum bisa tercapai lantaran mereka harus takhluk denag tim tuan rumah.

"Ya, begitulah sepak bola. Kami membuat satu kesalahan, ya. Apalagi, kesalahan dilakukan oleh pemain belakang bisa menjadi gol untuk pemain lawan," ucapnya.

Walaupun kalah dengan PSIM Jogja Bonggo tetap mengapresiasi anak asuhnya karena sudah berjuang dan berusaha keras di laga kali ini.

"Kami harus menerima kekalahan ini. Sekali lagi selamat buat PSIM Jogja," katanya.

Ditambah lagi, pemain tengah Perserang Muhammad Fahri mengucapkan selamat buat PSIM Jogja karena sudah berhasil menang di laga kali ini.

"Di laga ini yang jelas kami menjalankan instruksi dari pelatih. Tapi, di menit akhir babak pertama, kami harus kecolongan," bebernya.

Menurut Fahri, sebenarnya para pemain Laskar Singandaru berhasil mendapatkan beberapa peluang dan melakukan perlawanan yang sengit. Namun, upaya itu masih belum bisa membobol gawang PSIM Jogja.

Pada laga kali ini, sebenarnya di babak pertama kedua tim bermain sangat ketat. Mereka bermain dengan saling serang.

Laskar Singandaru sebenarnya sempat ada peluang melalui tendangan bebas. Namun peluang tersebut masih bisa dihalau oleh Pancar Nur dan para pemain belakang PSIM Jogja.

Datang ke Jogja dengan ambisi ingin meraih kemenangan. Perserang terus melakukan serangan ke kubu tim Laskar Mataram.

Para penggawa Laskar Singandaru sempat mendapat peluang lagi. Namun masih bisa digagalkan oleh kegigihan penjaga gawang PSIM Jogja Pancar Nur.

PSIM Jogja yang tampil di hadapan para pendukungnya pun juga tak ingin kalah. Anak-anak Jogja terus berusaha mengempur pertahanan Perserang Serang.

Bek kiri PSIM Jogja Samuel Cristianson sempat mendapat peluang. Namun tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti masih sedikit melebar di sisi kanan gawang Perserang Serang.

Upaya anak asuh Kas Hartadi pun berbiah hasil pada menit ke-45+2. Krisna Sulistian pemain yang masih berusia 17 tahun itu berhasil membobol gawang Perserang Serang setelah mendapat umpan dari Ghulam Fatkur Rahman.

Alhasil gol dari Krisna pun menutup babak pertama dengan keunggulan sementara PSIM Jogja atas Perserang Serang.

Pada babak kedua, di menit-menit awal pertandungan, ada pemain Perserang mendapat peluang melalui sundulan. Namun masih melebar di kanan gawang.

Di laga ini, ada dua pemain yang sempat pingsan. Kedua pemain itu adalah striker PSIM Augusto Neto strikerdan pemain belakang Perserang Behnam Habibi.

Augusto Neto pingsan setelah tabrakan di udara dengan pemain Perserang. Namun, pemain asal Brasil itu bisa kembali berdiri setelah dibantu tim medis.

Tapi, tak berselang lama Augusto harus keluar digantikan Yudha Alkanzha. Ghulam Fatkur Rahman pun digantikan oleh Bryan Cesar.

Dan pada menit menit akhir Behnam Habibi pingsan setelah beradu sundulan dengan Kim Bong-jin. Habibi sempat dibawa ambulan dan belum sadar sampai laga usai.

Anak-anak Jogja yang terus berupaya menambah pundi-pundi gol terus melakukan serangan. Tendangan keras Ari Maring dari luar kotak pinalti masih belum tepat sasaran.

Namun upaya anak-anak PSIM Jogja belum bisa menambah gol sampai laga usai di pertandingan kali ini. Alhasil satu gol dari Krisna mampu membawa kemenangan PSIM Jogja atas Perserang Serang di laga kali ini. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#perserang serang #PSIM Jogja