SLEMAN - Pelatih kepala PSS Sleman Bertrand Crasson menilai aspek kebugaran fisik pemain menjadi fokus utama. Kebugaran menjadi kunci untuk melakoni laga melawan PS Barito Putra di Stadion Maguwoharjo, Minggu (26/11) mendatang.
Ini menginggat pada putaran pertama lalu, menurutnya, para anak asuhnya mengalami kekalahan dari Laskar Antasari. Kalah dari aspek kebugaran fisik.
"Tentu saja, kami mempersiapkan dengan cara yang terbaik yang kami mampu untuk memburu kemenangan di laga mendatang," tegasnya Rabu (15/11).
Saat ini, tim Super Elja kembali menjalani latihan selama libur kompetisi. Hal tersebut dilakukan sebagai persiapan guna meladeni PS Barito Putera.
"Setelah diberikan empat hari libur. Hal ini menjadi penyegaran bagi para pemain. Baik secara psikis maupun fisik setelah menjalani pertandingan berat di pekan sebelumnya. Dan saat ini, para pemain sudah terlihat lebih rileks dengan atmosfer yang lebih baik," katanya.
Crasson mengaku kehilangan Jihad Ayoub dan Hokky Caraka di laga mendatang. Hal itu menjadi persoalan baginya untuk menyusun komposisi pemain.
Sebab, mereka berdua sedang memenuhi panggilan tugas bersama Timnas Lebanon dan Indonesia.
“Kami harus beradaptasi dengan tidak hadirnya mereka berdua. Perkiraan saya, mereka kembali bersama tim tiga hari jelang pertandingan kontra PS Barito Putera. Pada prinsipnya, kami ingin meraih kemenangan pada pertandingan mendatang," jelasnya.
Hasil imbang dari laga tandang kontra Persis Solo lalu memang menjadi perhatian khusus bagi Coach Crasson.
Karena, menurutnya, dengan kekalahan tersebut Laskar Sembada kehilangan momen-momen penting ketika membutuhkan kemenangan.
"Harapannya, setelah menjalani latihan di jeda kompetisi, para pemain kembali berlatih dengan lebih baik. Kemudian, kami melanjutkan kerja bagus di sesi latihan dan pertandingan untuk mendapatkan hasil kemenangan di laga selanjutnya," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad