KEBUMEN - Amar Rayhan Brkic, pemain timnas Indonesia bakal melakoni laga perdana pada ajang Piala Dunia U-17.
Pemain blasteran asal Gombong, Kebumen, itu dipastikan main usai pertandingan sebelumnya sempat absen lantaran terkena diare.
Dia kini sudah dalam kondisi prima. Amar digadang-gadang bakal menjadi amunisi baru bagi timnas saat meladeni Panama di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
"Senin besok, baru Amar main. Diare sudah sembuh. Sekarang on fire," kata Paman Amar, Ibnu Naser Arrohimi, Minggu (12/11).
Baca Juga: Main di Piala Dunia U-17, Amar Rayhan Brkic Kebanggan Keluarga di Gombong
Sebelum menjalani latihan terpusat bersama timnas, Amar memang sempat mengalami kesulitan beradaptasi terhadap kondisi cuaca maupun pola makan. Kendati begitu, dari hasil laporan tim dokter, proses pemulihan Amar kini berjalan cukup baik.
"Amar datang ke Indonesia baru seminggu sebelum pertandingan. Tidak seperti pemain lain, dua minggu mereka sudah tiba di tanah air," ungkap Ibnu.
Turunnya Amar di Piala Dunia U-17 diharapkan memberikan hasil memuaskan bagi publik di tanah air.
Doa dan harapan selalu mengalir dari keluarga di Kebumen, agar pemain 16 tahun itu mampu merealisaikan tiga poin penuh.
"Selain terus berdoa, kami rombongan keluarga datang ke Surabaya dari Jumat kemarin demi memberikan support Amar," ucapnya.
Amar adalah pemain berdarah Gombong, Kebumen. Pemain besutan TSG 1899 Hoffenheim Jugend, Jerman, ini rencananya dipasang di lini serang.
Amar resmi bergabung bersama timnas karena dia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu.
Amar lahir dari keluarga dokter. Ibunya, Diyah Nahdiyati, kini membuka praktik dokter di Frankfurt, Jerman.
Diyah juga dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman. Sedangkan sang ayah merupakan dokter blasteran Jerman-Bosnia.
Sebelum masuk Timnas Indonesia, Amar telah melalui tempaan panjang. Remaja yang sedari kecil gandrung bola itu juga sempat mewarnai tim junior di Jerman.
Baca Juga: Radja Nainggolan Berikan Suntikan Motivasi Kepada Para Punggawa Timnas Indonesia
Berawal dari Akademi SG Rot Weiss Frankfurt Jugend. Kemudian, pindah ke Akademi Kickers Offenbanch Jugend. Pada tahun 2022, Amar memutuskan bergabung bersama tim TSG 1899 Hoffenheim Jugend.
Amar Rayhan Brkic lahir di Jerman pada 11 Juni 2007. Dia selama ini tinggal di Frankfurt, Jerman, bersama tiga saudara lain.
Selama meniti karir sepak bola, dia mendapat dukungan penuh dari keluarga. Termasuk ketika mendapat tawaran memperkuat timnas. (fid)