RADAR JOGJA - PPSM Magelang melakoni laga home perdana kontra Sragen United pada lanjutan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah grup F, Rabu sore (8/11). Hanya saja, PPSM Magelang selaku tuan rumah harus puas berbagi poin dengan tim tamu.
PPSM Magelang yang menekan sejak menit awal, berhasil membuka keunggulan pada menit ke-3. Melalui gol bunuh diri dari pemain nomor punggung 4 Kapten Sragen United Bayu Sunarto. Namun, pada menit ke-7 melalui sebuah umpan silang, PPSM Magelang berhasil menggandakan keunggulan.
Pada menit 70-an, Sragen United harus menerima petaka. Sebab, mereka harus bermain dengan formasi tim sebanyak 10 orang. Lantaran satu pemainnya harus mendapatkan kartu kuning untuk kali kedua. Meskipun unggul jumlah pemain, PPSM Magelang terus menyerang demi menambah angka gol.
Secara tidak terduga, di penghujung laga, Sragen United justru mampu mencetak gol dan mampu menyamakan kedudukan melalui Joko Purnomo. Karena kiper PPSM Magelang gagal menangkap bola. Hingga peluit panjang berbunyi, PPSM Magelang harus puas berbagi poin dengan tim tamu Sragen United.
Pelatih PPSM Magelang Eko Riyadi menyampaikan permohonan maafnya karena harus mengantongi hasil yang kurang memuaskan. "Terima kasih kepada pemain yang sudah maksimal dan para suporter. Kami juga mohon maaf kepada suporter atas hasil yang mungkin mengecewakan," terangnya.
Sebetulnya, kata dia, banyak peluang yang didapatkan. Tapi, hal itu belum dimanfaatkan secara maksimal. Ke depan, dia bakal memperbaiki pola permainan agar tidak mengecewakan. "Untuk pertandingan berikutnya, lihat kondisi saja. Karena masih ada waktu," imbuhnya.
Eko optimistis, dengan latihan dan persiapan yang dilakukan, PPSM Magelang bakal lolos pada pertandingan lanjutan. "Sekecil apapun, kita harus optimis. Kita harus perjuangkan," ucapnya optimistis. (aya)