RADAR JOGJA - Emiliano 'Dibu' Martínez menjuarai Trofi Yashin 2023. Pemain yang dulunya adalah kiper ke-4 Arsenal itu akhirnya mendapatkan hal yang tidak mungkin akan dia kira.
Nama Dibu Martinez baru mencuat ketika ia menggantikan kiper utama Arsenal saati itu, Berd Leno dan sukses membawa Arsenal menjadi pahlawan Arsenal dalam meraih gelar FA Cup 2020.
Sejak saat itu hingga November 2023 ini, banyak hal telah terjadi dalam kariernya, namun yang terpenting, Piala Dunia 2022 di Qatar telah menjadikannya salah satu yang terbaik di posisinya.
Dibu, yang menerima trofi dari ayahnya Alberto ini sempat mendapat dicemooh oleh beberapa penonton, namun Dibu lebih memilih cuek dan melanjutkan pidatonya.
Ia berterima kasih kepada rekan satu timnya atas penghargaan tersebut.
“Sungguh mengejutkan ada trofi ini di sini, membuat Anda ingin menangis. Tanpa rekan satu tim saya, staf kepelatihan, dan Aston Villa, hal ini tidak akan mungkin terjadi. Bagi saya, yang penting adalah menang sebagai grup. Ini memanjakan karir saya. Saya sudah memenangkanya” ucap Martinez.
Ketika ia ditanya oleh Didier Drogba tentang bagaimana ia bisa tampil heroik di final Piala Dunia 2022 dengan menangkis tendangan Kolo Muani pada menit akhir, ia menjawab bahwa dirinya tidak mengetahui siapa yang menendang itu.
Disaat itulah penonton mencemooh Martinez sehingga membuat Drogba harus meminta rasa hormat dan respect penonton kepada Martinez.
“Kami tahu mereka adalah juara dunia dan itu sangat sulit. Kylian memainkan permainan yang hebat,” tambah Martinez.
Seusai acara, Martinez mendapat kesempatan wawancara dengan ESPN mengenai apa yang terjadi saat ia dicemooh penonton.
Martinez sangat menghormati publik Prancis dan tidak menganggap penting ejekan tersebut.
“Itu normal, setelah memenangi Piala Dunia melawan Prancis dan ajangnya diadakan di Prancis. Saya menerimanya sebagai seorang profesional. Jika orang Prancis pergi ke Argentina, hal yang sama akan terjadi padanya,” ujarnya bercanda.
Dengan image yang tak selalu menimbulkan simpati dan menuai kontroversi, serta menempatkan sosoknya di dua kutub di mana anda menyukainya atau anda membencinya, penampilan Dibu memang patut diapresiasi. (MUHAMMAD HAFIDZ FAUZAN)
Editor : Bahana.