RADAR JOGJA – Manchester United harus menelan kekalahan dalam pekan ke-10 Liga Inggris menghadapi Manchester City di Old Trafford dengan skor 0-3.
Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag mengungkapkan kekalahan atas Manchester City terjadi sebab pinalti yang diberikan pada babak pertama dimana Rasmus Hoejlund melanggar Rodri merubah jalannya pertandingan.
“Pinalti tersebut mengubah jalannya pertandingan. Saya tidak punya komentar tentang itu. Saya melihatnya tetapi tidak ada komentar,” ungkap Erik Ten hag.
Erik Ten Hag menambahkan pada babak pertama rencananya sudah berjalan sempurna dimana para pemain dapat bermain dengan sangat baik hingga pinalti diberikan.
“Sebelum pinalti diberikan kami bertahan dengan sangat baik, menutup ruang, memberikan tekanan dan menjauhkan mereka dari gawang kami. Kami memiliki dua atau tiga peluang yang bagus, namun tidak berhasil memanfaatkannya,” imbuh Ten hag.
Melihat performa Rasford yang dinilai kurang beruntung dengan beberapa peluang yang didapatkannya, Erik Ten Hag menjelaskan bahwa momen Rasford akan datang.
“Setiap pertandingan, dia (Rasford) akan memiliki peluang dan itu tergantung padanya. Tetapi momen itu pasti akan datang,” jelas Ten Hag.
Erik Ten Hag berkomentar tentang kekalahan atas Manchester City bahwa itu bukan hari yang baik bagi Manchester United dan sangat menyakitkan.
“Kalah dalam derbi sangatlah buruk. Pertandingan bisa saja berjalan dengan cara yang berbeda, tetapi tidak. Sekarang kita harus menerimanya. Terimalah apa adanya dan dalam 24 jam kita harus bangkit dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya,” tegas Ten Hag.
Dalam pertandingan selanjutnya Manchester United bakal menjamu Newcastle United dalam Carabao Cup di Old Trafford. (cr4)
Editor : Amin Surachmad