Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Indonesia Siap Gandeng Australia,Malaysia dan Singapura Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Bahana. • Selasa, 10 Oktober 2023 | 19:04 WIB
Ketua umum PSSI Erick Thohir saat meninjau kesiapan Gelora Bung Tomo
Ketua umum PSSI Erick Thohir saat meninjau kesiapan Gelora Bung Tomo

RADAR JOGJA – Erick Thohir selaku ketua PSSI sedang mempertimbangkan rencana mengenai peluang Indonesia untuk menggelar perhelatan event sepakbola terbesar yaitu Piala Dunia pada 2034.

Pada edisi ke 25, FIFA memang memberikan jatah tuan rumah Piala Dunia kepada negara Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) atau Konfederasi Sepak Bola Oceania (OFC)

Erick Thohir mengaku bahwa Indonesia telah berbicara perihal menjadi tuan rumah Piala Dunia dengan 3 negara lainnya seperti Australia,Malaysia,dan Singapura.

"Kami sedang diskusi untuk bidding sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, Kami sedang diskusi dengan Australia. Sebenarnya dari 2017 sudah ada pembicaran dengan sesama negara Asia Tenggara. Tetapi belum ada yang konkret." Ujar Erick Thohir.

Terus Menjaga Komunikasi

Erick Thohir  mengaku bahwa ia terus berkomunikasi dengan Federasi Sepak Bola Australia (FA) perihal peluang menjadi tuan rumah piala dunia.

Ia telah berkomunikasi dengan Federasi Sepak Bola Australia (FA) ketika bertemu dalam dalam Kongres FIFA di Rwanda pada Maret 2023.

"Dalam Kongres FIFA di Rwanda, kami bertemu dengan Australia. Mereka bilang mau. Ya sudah, kalau mau bicara lagi, Australia melapor ke pemerintahnya," tutur Erick Thohir.

Menurut pria yang juga menjadi Menteri BUMN tersebut, setelah pulang dari kongres FIFA di Rwanda, ia langsung membahas peluang Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia 2034 kepada Presiden Indonesia Joko Widodo.

Indonesia saat ini masih menunggu kabar dan kepastian selanjutnya dari Pemerintah Australia.

"Kami sedang menunggu Pemerintah Australia untuk keseriusan bekerjasama dengan Indonesia. Tetapi, ada yang menarik lagi," ucap Erick

Sedangkan untuk Malaysia dan Singapura tertarik dengan usulan Erick perihal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 kelak.

Mantan Presiden Inter Milan ini telah berkomunikasi dengan Malaysia dan Singapura sejak awal Oktober 2023 ketika ia sedang melaksanakan kunjungan kerja di Malaysia dan Singapura.

"Ketika saya mengunjungi Malaysia dan Singapura, kedua negara itu menyatakan tertarik untuk bergabung dengan Indonesia dan Australia," Ujar Erick Thohir.

 Stigma Buruk Indonesia Di Mata Dunia

Indonesia memiliki stigma buruk mengenai sepakbola pada beberapa tahun ini.

Rentetan kejadian mengenai buruknya sepakbola Indonesia terus menerus menjadi mimpi buruk Indonesia.

Dimulai dari kerusuhan antar supporter yang masih sering terjadi, tragedi Kanjuruhan yang menghilangkan 135 nyawa, gagalnya menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 pada tahun 2022 akibat campur tangan politik membuat Indonesia di cap sebagai negara yang tidak aman menggelar hajatan terbesar dunia sepakbola ini.

Hal ini menjadi perhatian media Australia bernama Sydney Morning Herald menyarankan negara mereka untuk memilih Singapura dan Malaysia sebagai partner bidding tuan rumah turnamen akbar itu.

Media tersebut menilai bahwa Indonesia memiliki berbagai masalah kompleks sehingga dapat menganggu perhelatan Piala Dunia 2034.

Erick Thohir yang mendengar berita tersebut marah dengan media Australia tersebut dan men cap media tersebut adalah media pembohong atau hoax.

"Kita pasti saling menghormati karena negara ini bersahabat dengan Australia. Proses bidding juga masih berjalan. Kita juga belum memasukan (formulir), baru diskusi,"

"Jadi hal-hal ini lumrah, Cuma saya jadi keberatan ketika konteksnya Australia tidak mengajak Indonesia karena Indonesia banyak masalah.

"Saya keberatan karena Australia tidak mengatakan itu. Kalau tidak, ngapain mereka kontak saya," Ujar Erick.

Erick menolak keras mengenai stigma negatif tentang Indonesia. Menurut Erick, Indonesia sudah mampu membuktikan diri sebagai negara yang layak menggelar event besar seperti Piala Dunia.

"Selalu kita ini sering terjebak stigma-stigma yang ingin merendahkan kita sebagai bangsa. Kalau yang seperti itu saya keras karena kalau sudah dianggap rendah bangsa lain saya tidak akan terima,"

"Ini bangsa Indonesia dan kita sudah membuktikan banyak hal yang bagus, yakni Indonesia sebagai negara dan kontribusi ke dunia. Kita sudah buktikan. Itu yang saya mau nyatakan," tutur Erick. (Muhammad Hafidz Fauzan/ RADAR JOGJA)

Editor : Bahana.
#Tuan Rumah AICIS Ke-21 #Malaysia Air #Malaysia #radar jogja #stigma #piala dunia 2034 #Singapura Airline #Erick Thohir