RADAR JOGJA - Paul Pogba, gelandang Juventus berkebangsaan Prancis, dinyatakan positif mengandung testosteron. Menurut Sky Sport Italia dan Fabrizio Romano, Pogba mengaku telah meminum obat tanpa memberi tahu staf medis klub.
Menurut peraturan yang berlaku, Paul Pogba berisiko terkena sanksi larangan menjalani aktivitas sepak bola hingga 4 tahun. Sanksi ini bisa berkurang menjadi 2 tahun jika ia terbukti menggunakan doping secara tidak sengaja.
Juventus sebelumnya telah memberikan hukuman suspend dan penghentian pembayaran gaji sejak 11 September 2023. Itu menyusul sebuah hasil tes yang dilakukan pada 20 Agustus lalu.
Paul Pogba terpilih menjalani tes doping usai Juventus menekuk Udinese 3-0 pada laga pertama Liga Italia. Pogba sebenarnya tidak turun bermain pada laga itu.
Namun, komisi doping bisa meminta siapa saja dari daftar skuad untuk memberikan sampel dari urine guna membuktikan apakah ada penggunaan obat-obatan terlarang.
Usai terbuktinya sampel A, Pogba sudah terkena larangan bermain sebagai tindakan pencegahan. Kini kepastian dari sampel B akan membuatnya bisa terkena sanksi berat.
Massimiliano Allegri selaku juru taktik Si Nyonya Tua, sempat ditanya mengenai kasus doping Paul Pogba. Dia mengatakan masih menunggu informasi berikutnya terhadap perkembangan kasus tersebut.
“Saya tidak tahu tentang konfirmasinya, saya minta maaf,” Allegri pada konferensi pers menjelang derby Turin melawan Torino, via Football Italia.
“Kita tunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, percuma saja berkomentar sekarang. Secara manusiawi, saya menyesalkannya," Allegri menambahkan.
Juventus akan memutuskan apa yang harus dilakukan. Tetapi, menurut Sky Sport, hal yang paling mungkin adalah pemutusan kontrak. Ini mengingat kontrak Pogba senilai 8 juta Euro per tahun di Turin.
Doping adalah konsumsi bahan peningkat performa dan zat terlarang yang dirancang untuk meningkatkan performa olahraga.
Dalam sepak bola, itu bisa berarti peningkatan stamina atau kekuatan. Seorang pemain yang menggunakan doping mungkin memiliki keunggulan dalam perpanjangan waktu atau dapat meningkatkan kecepatan sprint untuk pertandingan penting berkat penggunaannya. (Mulya Darm/Radar Jogja)
Editor : Amin Surachmad