Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Transkrip Lengkap Audio VAR Yang Menganulir Gol Luis Diaz

Satria Putra Sejati • Rabu, 4 Oktober 2023 | 21:28 WIB
penggunaan  VAR
penggunaan VAR

RADAR JOGJA – PGMOL akhirnya merilis audio VAR dari kekalahan Liverpool atas Tottenham pada hari Sabtu (30/9).

Liverpool secara resmi meminta audio percakapan antara VAR Darrend England dan wasit Simon Hooper dari tinjauan ulang dari gol Luis Diaz yang dianulir. Tendangan dari Luis Diaz yang seharusnya bisa membawa The Reds unggul, secara keliru dianulir karena offside meskipun ada tinjauan VAR.

Meskipun kesalahan tersebut telah dinyatakan sebagai human error, tetapi Liverpool yang marah telah mendorong Liga Inggris untuk merilis audio tersebut.

Selain itu PGMOL telah mengeluarkan pernyataan setelah tinjauan terhadap situasi yang menyebabkan gol Luis Diaz dianulir secara tidak benar karena offside dalam pertandingan antara Liverpool melawan Tottenham.

“Kami menyadari bahwa standar tidak sesuai dengan harapan dan mengakui kesalahan tersebut kepada Liverpool segera setelah pertandingan berakhir,”

“Laporan terperinci, termasuk pembelajaran utama dan tindakan segera yang diambil, bersamaan dengan audio antara official di lapangan dan tim VAR telah diserahkan kepada Liga Inggris yang telah membagikannya kepada Liverpool dan semua klub Liga Inggris lainnya,”

Untuk meminimalisir kesalahan di masa mendatang, PGMOL telah tiga langkah-langkah dalam pengambilan keputusan di lapangan terhadap proses dan penerapan di lapangan dan VAR. berikut tiga langkah-langkah yang didapat:

  1. Panduan untuk Video official pertandingan selalu menekankan perlunya efisiensi, tetapi tidak pernah melupakan akurasi. Prinsip ini akan ditegaskan kembali dengan jelas.
  2. Protokol komunikasi VAR yang baru akan dikembangkan untuk meningkatkan kejelasan komunikasi antara wasit dan VAR dalam kaitannya dengan keputusan di lapangan.
  3. Sebagai langkah tambahan dalam proses tersebut, VAR akan mengkonfirmasi hasil dari proses pemeriksaan VAR dan AVAR sebelum mengkonfirmasi keputusan akhir kepada official di lapangan.

“PGMOL berkomitmen untuk meningkatkan kinerja VAR melalui program pelatihan baru yang akan dimulai musim ini dan berfokus pada proses dan praktik terbaik untuk semua VAR, AVAR, dan operator Replay dalam peran mereka. Meskipun kami memiliki sejumlah VAR yang diakui FIFA, kami sedang berupaya untuk menciptakan kelompok spesialis VAR yang berdedikasi,”

“VAR dan AVAR yang dimaksud telah dikeluarkan dari pertandingan setelah pekan ke tujuh Liga Inggris dan tidak akan ditunjuk untuk pekan ke delapan akhir pekan ini. PGMOL dan FIFA juga telah sepakat untuk meninjau kembali kebijakan yang mengijinkan official pertandingan untuk memimpin pertandingan diluar penunjukan FIFA atau UEFA,”

Berikut transkrip lengkap dari percakapan audio VAR yang telah dirilis:

Darend England                                : “Kemungkinan Diaz offside,”

Assisten Wasit 2               : “berikan,”

Assisten Wasit 1               : “Kembali karena offside, kawan,”

Darrend England              : “hanya memeriksa offside. Tunda, Tunda,”

Darrend England              : “Berikan titik jelas, ayo. Tolong berikan titik jelas?,”

Simon Hooper                   : “Ya, Jangan khawatir, sobat,”

Operator Replay               : “Jadi, ini dia,”

Simon Hooper                   : “Tunggu,”

Operator Replay               : “Hanya mendapatkan sudut yang sempit,”

Darrend England              : “Ya, Berikan garis 2D setelah ini untuk frame kedua setelah itu,”

Operator Replay               : “Jadi Frame dua disana?,”

Darrend England              : “Itu bagus, sempurna,ya. Garis 2D di sepatu kiri,”

Operator Replay               : “Biarkan saya mengganti sudut pengambilan gambar,”

Darrend England              : “Romero, Saya pikir itu?,”

Replay operator               : “Saya pikir mungkin sudut ini lebih baik? Senang dengan sudut ini?,”

Darrend England              : “Ya,”

Operator Replay               : “Garis 2D di sepatu?,”

Darrend England              : “Garis 2D pada sepatu,”

Operator Replay               : “Ya, oke. Jadi garis 2D pada sepatu,”

Darrend England              : “Dan berhenti. Pemeriksaan selesai, pemeriksaan selesai. Itu bagus Sempurna,”

Assisten Wasit 1               : “Bermain,”

Simon Hooper                   : “Bersulang kawan,”

Darrend England              : “Terima kasih kawan,”

Simon Hooper                   : “Kerja bagus anak-anak, proses yang bagus,”

Operator Replay               : “Tunggu, tunggu,tunggu, tunggu. Keputusan di lapangan adalah offside. Apakan kamu senang dengan ini?,”

Assisten VAR                     : “Ya,”

Operator Replay               : “Apakah kamu senang dengan ini?,”

Assisten VAR                     : “Offside, Gol,ya. Itu salah Daz,”

Darrend England              : “Apa?,”

Operator Replay               : “Keputusan di lapangan adalah offside. Apakah kamu senang dengan gambar ini?ya, itu adalah onside. Gambar yang kami berikan ke mereka adalah onside,”

Assisten VAR                     : “Dia mempermainkan mereka, Dia memutuskan offside,”

Darrend England              : “Ohh (sumpah serapah,”

Operator Replay               : “Tunda, tunda. Oli (PGMOL Hub Ops) mengatakan  tunda, Oli mengatakan tunda,”

Darrend England              : “Maaf?,”

Operator Replay               : “Oli menelpon dan mengatakan menunda permainan. Keputusannya adalah onside,”

Darrend England              : “Tidak bisa melakukan apa-apa,”

Operator Replay               : “Oli mengatakan untuk menunda permainan, Oli mengatakan untuk menunda,”

Darrend England              : “Oli,”

Official keempat               : “Ya,”

Operator Replay               : “Tunda permainan, tunda permainan? Hentikan pertandingan,”

Darrend England              : “Mereka telah memulai kembali permainan. Tidak bisa melakukan apa-apa, tidak bisa melakukan apa-apa,”

Assister VAR                      : “Yah, Mereka telah memulai kembali permainan. Yah, Tidak,”

Darrend England              : “Aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa melakukan apa-apa. *sumpah serapah*,” (cr4)

Editor : Bahana.
#liga inggris #liverpool #PGMOL #error #var #percakapan #Luis Diaz