JOGJA - Setelah melakoni laga tandang kontra Perserang Serang di pekan ketiga kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024, kekuatan PSIM "berkurang". Tercatat ada beberapa pemain Laskar Mataram yang mengalami cedera.
Sejak sebelum melawan PSKC Cimahi lalu, Andreas " Andy" Esswein mengalami cedera di bagian paha atas belakang.
"Kalau kami bisa sebutkan, kemungkinan di area plantaris. Sudah dilakukan pemeriksaan, sudah mendapatkan terapi juga. Dan sekarang, alhamdulillah kondisi jauh lebih membaik daripada sebelumnya. Selalu ada kemajuan," ungkap Dokter Tim PSIM Jogja Rudolf Noer kala menjelaskan mengenai kondisi para pemain PSIM Jogja yang cedera (26/9).
Andreas Esswein mengalami cedera saat melakukan pemanasan pra pertandingan kontra PSKC Cimahi di Stadion Mandala Krida, Jogja. Saat itu, Esswen harus digantikan oleh Bryan Cesar meskipun namanya sudah tertera dalam daftar susunan lemain (DSP).
Menjelang pertandingan berikutnya saat menghadapi Perserang Serang, ada beberapa nama pemain lain yang juga mengalami cedera.
"Selanjutnya ada Yudha, dia terkena cedera saat berlatih. Yudha terkena bagian ankle, pergelangan kaki. Lalu, ada Brian Cesar. Dia terkena cedera ringan di bagian betis. Terjadi ketika latihan di Serang hari pertama. Di hari yang sama Jajang juga terkena cedera. Jajang terkena cedera di pergelangan kaki," jelas Rudolf.
Kiper PSIM Jogja Wahyu Tri juga dikabarkan mengalami cedera saat bertanding melawan Perserang Serang (24/9) lalu. Wahyu Tri diduga mengalami cedera sesaat setelah bertubrukan dengan pemain Perserang Serang Doni Halomoan.
"Wahyu Tri mengalami cedera di bagian pangkal paha kaki kanan. Ototnya sedikit tertarik. Rencana kami akan melakukan pemeriksaan. Analisis sementara dari tim medis itu pada bagian otot aduktornya yang sedikit bermasalah," kata Rudolf
Rudolf, dokter yang sudah menangani PSIM Jogja selama 2 musim ini juga menyebut ada pemain muda Laskar Mataram yang tak luput dari bayang-bayang cedera. Dan para pemain muda itu adalah, Sulaiman, pemain U-21 PSIM Jogja.
"Sulaiman mengalami penegangan otot betis saat berlatih pertama juga di Serang," ucapnya.
Menurut Rudolf, mengapa gelombang cedera banyak dialami olah pemain belakangan ini. Hal itu disebabkan karena faktor lapangan menjadi faktor utama atas masalah tersebut.
"Cuma memang faktor lapangan saat lawan Perserang masuk ke dalam risiko tinggi untuk menyebabkan cedera. Makanya kami harus pintar-pintar meminimalisir dan mengatasinya. Setelah pertandingan kami harus melakukan terapi-terapi untuk mencegah pemain-pemain lain cedera," terangnya.
Memang, bermain di kandang lawan terkadang bukan hanya faktor lawan yang mempengaruhi permainan. Akan tetapi, ada salah satu faktor lain yang juga mempengaruhi, yaitu seperti suhu dan cuaca.
Kota Serang sendiri kini sedang mengalami kekeringan. Hal ini mempengaruhi kondisi lapangan untuk bertanding.
Dan sekarang memasuki pekan keempat kompetisi pengadaian Liga 2 2023/2024.
Beberapa pemain PSIM Jogja sudah mengalami kemajuan atas cederanya. Sehingga dari kemajuan itu membuat para pemain Laskar Mataram bisa diturunkan dalam pertandingan selanjutnya.
"Brian Cesar punya progres yang bagus. Yudha kemungkinan bisa juga. Andy Esswein kemungkinan juga bisa. Untuk yang lain kami perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi," tandas Kas Hartadi. (ayu)