Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kemenangan Perdana PSIM Jogja di Liga 2, Hadiah Kas Hartadi untuk Kakaknya

Rizky Wahyu Arya Hutama • Senin, 25 September 2023 | 03:56 WIB
SUKSES: PSIM Jogja berhasil meraih tiga poin perdananya di musim ini saat bertandang melawan Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Banten pada Minggu (24/9). (Dok PSIM)
SUKSES: PSIM Jogja berhasil meraih tiga poin perdananya di musim ini saat bertandang melawan Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Banten pada Minggu (24/9). (Dok PSIM)

SERANG - PSIM Jogja berhasil meraih tiga poin perdananya di musim ini saat bertandang melawan Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Banten, pada Minggu (24/9). Menang 1-0.

Laskar Mataram berhasil menumbangkan tim tuan rumah dengan gol semata wayang dari Ari Maring pada babak pertama.

Kemenangan perdana ini dipersembahkan oleh Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi untuk para suporter PSIM Jogja dan masyarakat Jogja. Namun, kemenangan perdana ini juga dihadiahkan khusus kepada kakaknya yang baru saja meninggal dunia.

Tim berlambang Tugu Putih sejak menit awal sudah tampil menekan tim tuan rumah. Ada beberapa kali percobaan yang dilancarkan anak-anak PSIM Jogja dari lini tengah dan sektor pertahanan ke pertahanan tim Perserang.

Alhasil pada menit ke-35 hal yang ditunggu-tunggu oleh fans PSIM Jogja akhirnya datang. Ari Maring, winger PSIM Jogja, mendapat umpan cerdas Sukarja dari lini tengah. Dia berhasil membuka keunggulan bagi tim Laskar Mataram. Sehingga skor menjadi 0-1 bagi keunggulan PSIM Jogja.

Tertinggal satu gol, Laskar Singandaru mulai bermain terbuka. Namun, beberapa kali percobaan mereka masih mampu dihalau lini belakang Laskar Mataram yang dikawal oleh Purwaka Yudi. Sehingga skor 0-1 pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian. PSIM memasukkan Hapidin mengganti Afin.

Sementara tuan rumah mengganti Daud dengan Egi dan Dickatama dengan Kevin. Tuan rumah pun langsung tampil menekan sejak babak kedua dimulai.

Dua peluang emas langsung diperoleh Laskar Singandaru yang mengancam gawang Sendri.

Pertama, lewat umpan silang di sisi kiri pertahanan PSIM Jogja yang tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Fatjon. Kedua, lewat tendangan bebas yang disambut dengan sundulan dan mampu ditepis oleh Sendri.

PSIM Jogja sebenarnya kembali mendapatkan peluang pada menit ke-80. Melalui umpan Vengko, pemain yang menggantikan Sukarja, berhasil disambut tendangan oleh Ari Maring. Tapi, tendangannya masih mampu diantisipasi oleh kiper Perserang.

Sampai akhir laga serangan kedua tim hanya berkutat di lini tengah dan belum mampu menghasilkan peluang yang signifikan. Alhasil, tidak ada tambahan go sampai dengan peluit panjang akhir pertandingan. Skor 0-1 untuk kemenangan Laskar Mataram.

Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengucapkan terimakasih kepada seluruh pemain PSIM Jogja atas perolehan tiga poin perdananya ini.

"Ini adalah perkerjaan mati-matian. Kami persembahkan untuk suporter Brajamusti, The Maident, dan masyarakat Jogja. Tapi, yang paling penting kemenangan perdana ini saya persembahan kepada kakak saya," ujarnya (24/9).

Menurut Kas Hartadi, kemenangan ini penting baginya. Sebab, kemenangan perdana ini adalah kemenangan sekaligus hadiah untuk kakak tercintanya yang baru saja meninggal.

"Saya tidak bisa hadir di pemakanan karena bersamaan dengan pertandingan. Dan, itu saya lakukan demi tim. Memang melihat persaiangan tadi memang sangat berat. Kami sama-sama saling serang. Dan kami beruntung bisa mencuri poin penuh," jelasnya sambil terharu

Bek PSIM Jogja Joko Supriyanto juga mengaku kemenangan ini sangat penting bagi masyarakat Jogja dan suporter. Terutama, kepada Coach Kas yang kehilangan kakak kandungnya.

Sebab, di laga ini Kas Hartadi sampai merelakan tidak melihat pemakaman untuk mendampingi timnya di pertandingan ini.

"Kekompakan kita adalah kunci dan saya yakin target kita akan tercapai ke depan," tegasnya.

Selain itu, Pelatih Kepala Perserang Serang Lukas Tumbuan mengaku kecewa karena tidak bisa memberikan hasil yang terbaik di ulang tahun Perserang yang ke-65 ini.

Ke depan, pihaknya akan mengevaluasi dan memperbaiki sampai sejauh mana kekurangan timnya untuk melakoni laga-laga ke depan.

"Tapi ini lah yang namanya sepak bola," ucapnya. (ayu).

Editor : Amin Surachmad
#PSIM #perserang serang #Perserang #PSIM Jogja