RADAR JOGJA - Ribuan suporter PSIM Jogja menggelar aksi protes seusai laga PSIM Jogja kontra PSKC Cimahi, Minggu (17/9) di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta. Mereka ingin hal terbaik untuk PSIM.
Ribuan fans Laskar Mataram itu memprotes manajeman di pintu gerbang stadion. Mereka menuntut kejelasan tim kesayangannya lantaran belum bisa mendapat poin penuh setelah melakoni dua laga kandangnya di kompetisi pengadaian Liga 2 2023/2024.
"Kami menuntut kejelasan PSIM kami mau dibawa kemana," teriak para suporter seusai pertandingan.
Salah satu suporter menyuarakan pendapatnya kepada pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi. Mereka menuntut agar pemain Laskar Mataram bisa mempunyai semangat yang sama untuk bisa meraih kemenangan.
Para supoter PSIM Jogja menuntut evaluasi soal kenapa permainan bola Laskar Mataram mainnya memakai strategi longball terus. Tidak ada perubahan skema dari laga pertama ke laga keduakedua. Selain itu, pemain tidak menunjukkan semangat juang dan rasa kecintaan kepada PSIM ketika bertanding.
"Kami memang, para suporter yang tidak tahu soal strategi bola. Namun, kami percaya kaki kesebelas pemain PSIM Jogja itu mampu membawa mimpi-mimpi kami bersama," lanjut para suporter.
Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengaku akan memperbaiki semua kesalahan dari dua laga PSIM Jogja kali ini. Kas berjanji kepada para suporter akan menggunakan banyak variasi strategi di laga-laga selanjutnya.
Kas Hartadi berterus terang. Dia bertekad meraih tiga poin dalam laga selanjutnya yakni away kontra Perserang.
Kas Hartadi rela dievaluasi dari pihak manajemen PSIM Jogja.
"Saya tidak mundur tapi evaluasi aja. Para pemain juga sudah berjuang mati-matian. Dan, saya juga siap untuk apa pun," tegasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad