RADAR JOGJA - Pemain PSIM Jogja sudah bekerja keras. Sayang, Laskar Mataram tetap kalah 2-3 saat menjamu Bekasi City dalam laga pekan pertama Grup 2 Liga 2 di Stadion Mandala Krida Jogja Senin (11/9).
Pemain penyerang PSIM Jogja I Nyoman Sukarja mengatakan, para pemain sudah bekerja keras saat menghadapi Bekasi City. Namun, kerja keras tersebut belum membuahkan hasil terbaik.
Mewakili para pemain, Sukarja meminta maaf kepada para suporter PSIM Jogja. Sebab, mereka gagal membawa poin penuh di laga kali ini.
"Saya minta maaf untuk para suporter," jelasnya usai laga.
Sukarja bertekad akan lebih fokus dalam laga-laga mendatang. Selain itu, dia ingin meraih kemenangan demi kemenangan.
"Kami berjanji akan lebih fokus lagi untuk memenangkan pertandingan mendatang," jelasnya.
Sejak kick off babak pertama, PSIM dan Bekasi City bermain secara ketat. Kedua tim saling menyerang.
PSIM Jogja sempat unggul di menit ke-17 melalui gol dari Ari Maning. Dia meneruskan umpan dari Alexsandar Rakic.
Pada menit ke-25, sebenarnya tim Laskar Mataram mempunyai peluang emas setelah bek dari Bekasi City membuat pelanggaran di dalam kotak pinalti. Namun, Alexandar Rakic yang ditunjuk menjadi eksekutor gagal menuntaskannya.
Ezechiel Ndouassel, pemain andalan dari Bekasi City, berhasil menyamakan kedudukan menit ke-33 setelah sundulannya gagal dibendung oleh kiper PSIM Sendri Johansyah. Kedudukan menjadi 1-1.
Pada babak kedua, PSIM Jogja memasukkan Bryan Cesar dengan menggantikan Dias Angga. Bryan Cesar mampu menyarangkan bola dengan memanfaatkan keadaan kemelut di depan gawang Bekasi City. Skor berubah menjadi 2-1 untuk PSIM.
Namun pada menit-menit akhir, Ezechiel Ndouassel menjadi momok. Dia mencetak dua gol di menit ke-88 dan menit ke-93. Skor menjadi 2-3.
Seusai pertandingan, Kepala Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi meminta maaf kepada para suporter PSIM Jogja yakninBrajamusti dan The Maident, serta warga masyarakat Jogjakarta.
"Ke depan, kami akan membenahi dan mengevaluasi untuk pertandingan selanjutnya," katanya.
Menurut Kas Hartadi, kegagalan PSIM Jogja untuk meraih tiga poin ini lantaran para pemain hilang konsentrasi di menit-menit akhir. "Kami akui kami hilang konsentrasi di menit-menit akhir," tegasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad