Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rasa Percaya Diri dan Kedewasaan Punggawa PSS Meningkat

Satria Putra Sejati • Selasa, 15 Agustus 2023 | 20:08 WIB
TERBANG: Pemain PSS berjibaku dengan pemain Bhayangkara di Maguwoharjo Internasional Stadium (MagIS) Minggu (13/8). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
TERBANG: Pemain PSS berjibaku dengan pemain Bhayangkara di Maguwoharjo Internasional Stadium (MagIS) Minggu (13/8). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Kemenangan PSS Sleman kontra Persikabo 1973 di Stadion Wibawa Mukti membuat para punggawa yakin mengalahkan Bhayangkara FC. Terbukti, dalam laga itu, Laskar Sembada bisa mengalahkan The Guardian dengan skor telak 3-1. Sekaligus, menjadikan kemenangan pertama PSS di Maguwoharjo Internasional Stadium (MagIS) Minggu (13/8).


PSS Sleman bermain menyerang sejak peluit babak pertama di tiupkan. Akan tetapi, Bhayangkara malah mendapatkan gol pertama melalui tendangan bebas Anderson Salles pada menit ke-36.


Tidak tinggal diam, punggawa PSS tidak mengendorkan serangan pada menit-62 Super Elja mendapatkan hadiah pinalti setelah handball pemain Bhayangkara FC. Jihad Ayoub yang menjadi eksekutor berhasil melesatkan bola ke gawang Aqil Savik, membuat skor imbang 1-1.


Setelah gol dari Ayoub, Punggawa PSS semakin percaya diri. Hasilnya, Jonathan Bustos berhasil mencetak gol melalui tendangan kaki kirinya dari luar kotak pinalti pada menit ke-68. PSS berbalik unggul 2-1.


Ricky Cawor menjadi pencetak gol penutup bagi Laskar Sembada pada menit akhir laga, setelah memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Bhayangkara. Dan melesatkan tendangan ke gawang The Guardian. PSS unggul dengan hasil yang memuaskan 3-1.


Dalam laga itu, PSS tidak di dampingi oleh pelatih utama Marian Mihail, yang absen karena kondisi kesehatan. Assisten pelatih Bertrand Crasson menjadi pengganti untuk mengawal para punggawa Super Elja.


Bertrand Crasson mengungkapkan kemenangan kontra Bhayangkara bukanlah di dapat dalam waktu yang singkat. “Banyak pemain baru di klub ini, tentu saja butuh waktu untuk membentuk klub ini menjadi sebuah klub yang utuh untuk mencapai level tertingginya,” ungkapnya.


Assisten Pelatih yang pernah berkostun RSC Anderlecht Belgia ini menilai kemenangan Bustos dan kolega tidak lepas dari rasa percaya diri yang meningkat. “Secara perlahan rasa percaya diri dan kedewasaan pemain meningkat. PSS tidak memiliki strategi khusus dalam setiap pertandingan. Kami mempelajari dan mengevaluasi dari setiap pertandingan yang telah lalu,” imbuhnya. (cr4) 

Editor : Amin Surachmad
#PSS #persikabo #PSS Sleman #bhayangkara