Secara garis besar, voice over digunakan untuk mengisi suara pada video vlog, iklan, atau video edukasi.
Orang yang mengisi voice over dinamakan sebagai voice over talent. Apabila Anda membutuhkan jasa untuk mengisi voice over suatu video penting, Anda dapat menggunakan freelance voice over yang terdapat di beberapa platform.
Pengisian suara untuk iklan biasanya membutuhkan tipe suara yang ceria, sedangkan pengisian suara untuk video formal untuk Perusahaan, universitas, atau instansi lain biasanya membutuhkan tipe suara yang tajam dan serius.
Untuk itu, pastikan Anda memilih voice over talent yang sesuai dengan kebutuhan video Anda.
Sedangkan dubbing biasanya digunakan untuk menggansi seluruh audio yang biasanya berupa percakapan pada sebuah video. Sehingga dapat dikatakan dubbing merupakan merombak ulang audio yang asli.
Jika Anda merasa masih kurang jelas, Anda dapat menyimak perbedaan voice over dan dubbing dibawah ini!
Perbedaan voice over dan dubbing
- Fungsi
Voice over dan dubbing memiliki fungsi yang berbeda. Voice over berfungsi sebagai pengisi suara yang menjelaskan isi dari video tersebut. Selain itu, juga berfungsi untuk memberikan berbagai informasi yang tidak tercantum didalam video.
Voice over yang paling sering ditemui adalah Ketika influencer membuat video vlog tentang kehidupan mereka. Mereka perlu menjelaskan apa saja yang dilakukan sehari hari melalui video dan audio. Perekaman voice over tidak memiliki rules tertentu. Namun perlu dilakukan semenarik mungkin dan disesuaikan dengan video yang akan diisi suara.
Sedangkan pada dubbing, biasanya berfungsi untuk mengganti seluruh pembicaraan dan audio yang ada didalam video. Dubbing memiliki rules tersendiri dan tidak sebebas voice over.
- Proses Pembuatan
Pada proses pembuatannya, voice over biasanya dilakukan sekreatif mungkin yang sesuai dengan video yang terkait.
Pada vlog, voice over menjelaskan apa yang dilakukan, informasi apa saja yang perlu disampaikan terkait dengan video tersebut, dan dibuat semenarik mungkin.
Dalam video yang tidak formal, pengisian voice over dapat menggunakan Bahasa sehari hari yang tidak baku dan menarik.
Namun, pada video formal, seperti profil Perusahaan atau profil universitas, maka sebaiknya menggunakan Bahasa yang formal dan tajam.
Sedangkan pada dubbing sendiri, proses pembuatannya cukup rumit.
Dubbing biasanya digunakan untuk mengganti Bahasa yang digunakan di film atau series luar negeri.
Sehingga, text yang akan direkam harus sesuai dengan isi audio sebelumnya.
Hanya saja memiliki Bahasa yang berbeda. Selain itu, tipe suara hasil dubbing dengan tipe suara asli diusahakan memiliki tipe yang sama.
- Penyesuaian
Pada dubbing, penyesuaian antara audio yang baru saja direkam dengan video asli harus sama. Penempatan kisi harus sesuai sama seperti audio aslinya.
Selain itu, penyesuaian gestur, gerak bibir juga perlu disesuaikan dengan audio yang akan disisipkan.
Hal ini untuk mempermudah audience untuk mengetahui apa isi video tersebut tanpa merasa bingung.
Di sisi lain, voice over tidak serumit dubbing.
Penyesuaian voice over hanya perlu menyesuaikan informasi yang akan disampaikan melalui audio dengan informasi yang ditampilkan pada video.
Hal ini agar tercipta keselarasan dan lebih nyaman dilihat oleh penonton.
Penonton juga tidak akan bingung untuk menangkap informasi yang disampaikan dari audio dan videonya.
Itu dia 3 perbedaan menonjol dari voice over dan dubbing. Untuk melakukan voice over pada vlog yang Anda buat, Anda perlu memastikan apa saja script yang akan dibacakan dan ditampilkan pada video.
Serta, Anda juga perlu mempersiapkan suara yang khas dan menarik agar penonton yang melihat merasa nyaman.
Jika Anda kesulitan untuk mengisi voice over, atau tidak memiliki waktu yang cukup, Anda dapat menggunakan jasa freelance voice over yang terdapat di beberapa platform.
Salah satunya, Anda dapat klik disini untuk menemukan berbagai freelancer professional.
Editor : Bahana.