RADAR JOGJA - Tinggal di kos memang punya tantangan sendiri, terutama dalam mengatur keuangan.
Tanpa pembagian pengeluaran yang jelas, uang bulanan bisa cepat habis meski merasa jarang belanja.
Berikut lima kebiasaan yang sering dianggap sepele, tetapi ternyata bisa membuat pengeluaran anak kos membengkak tanpa disadari.
Baca Juga: Antusias Warga Senolo Kulon Progo Naik Kereta Api Rail Clinic Ikuti Cek Kesehatan Gratis
1. Sering Beli Air Minum Kemasan
Membeli air mineral botolan setiap hari memang terlihat seperti pengeluaran kecil.
Namun, jika dilakukan terus-menerus, biayanya bisa cukup menguras uang bulanan.
Supaya lebih hemat, anak kos bisa menggunakan galon isi ulang atau galon bermerek sesuai kebutuhan.
Membawa botol minum sendiri saat bepergian juga bisa jadi cara sederhana agar tidak perlu sering membeli air di luar.
Baca Juga: Optimistis Tatap FIFA ASEAN Cup, John Herdman Sebut Talenta Indonesia Siap Jadi Juara
2. Malas Masak dan Terlalu Sering Jajan
Makan menjadi salah satu pengeluaran yang cukup besar bagi anak kos.
Kebiasaan jajan atau memesan makanan online setiap hari tanpa disadari bisa membuat uang bulanan cepat habis.
Memasak sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih hemat.
Bahan makanan dapat disesuaikan dengan budget dan dimasak untuk beberapa kali makan.
Membawa bekal ke kampus atau tempat kerja juga bisa mengurangi kebiasaan jajan.
Baca Juga: Manchester United Mulai Siapkan Pengganti Luke Shaw, Bek Crystal Palace Masuk Radar
3. Terlalu Sering Nongkrong dan Hiburan
Nongkrong bersama teman tentu boleh, apalagi setelah menjalani aktivitas yang padat.
Namun, kalau dilakukan terlalu sering dan tanpa batasan budget, pengeluaran bisa membengkak.
Cobalah menyiapkan anggaran khusus untuk nongkrong dan hiburan.
Tidak harus selalu pergi ke tempat yang mahal, karena banyak pilihan hiburan yang lebih ramah di kantong.
Misalnya, nonton film di kos, masak bersama teman, olahraga, atau sekadar jalan-jalan ke tempat umum yang gratis.
Baca Juga: Serasa 'Match' di Dunia Nyata, Tradisi Cari Jodoh Suku Wodaabe Afrika, Unik No Basa-Basi
4. Bayar Layanan yang Sebenarnya Bisa Didapat Gratis
Tanpa disadari, beberapa anak kos masih membayar layanan berlangganan yang sebenarnya sudah tersedia secara gratis.
Misalnya, aplikasi belajar, software, atau fasilitas tertentu yang disediakan kampus maupun tempat kerja.
Sebelum memutuskan untuk berlangganan, coba cek dulu fasilitas yang bisa digunakan secara gratis.
Cara sederhana ini bisa membantu mengurangi pengeluaran sekaligus memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia.
Baca Juga: Teaser Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Dirilis, Perjalanan Ale Temukan Harapan Hidup
5. Tidak Mencatat Pengeluaran
Tidak mencatat pengeluaran mungkin terlihat sepele, tetapi kebiasaan ini bisa membuat uang lebih sulit dikontrol.
Tanpa catatan, kita sering tidak sadar ke mana saja uang bulanan habis.
Mulailah mencatat pengeluaran, baik yang besar maupun kecil.
Dari catatan tersebut, kita bisa melihat mana kebutuhan yang memang penting dan mana yang sebenarnya masih bisa dikurangi.
Membagi uang ke dalam beberapa pos juga bisa membantu, misalnya untuk biaya kos, makan, transportasi, tagihan, tabungan, dan kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Sebanyak 22 KDMP Kulon Progo Siap Verifikasi dan Validasi, Tim Verval Temukan Ketidaksesuaian Gerai
Tips Tambahan agar Dompet Tetap Aman
Selain mengurangi kebiasaan boros, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar kondisi keuangan tetap aman.
Salah satunya adalah menyisihkan uang untuk tabungan sejak awal bulan.
Jangan menunggu sampai akhir bulan untuk menabung karena biasanya uang sudah lebih dulu habis.
Jika memungkinkan, sisihkan sekitar 15–20 persen dari pemasukan untuk tabungan atau dana darurat.
Usahakan juga tidak mudah tergoda tren dan membeli sesuatu hanya karena takut ketinggalan atau FOMO.
Untuk kebutuhan sehari-hari seperti beras, sabun, deterjen, atau tisu, membeli dalam jumlah lebih banyak bisa menjadi pilihan hemat.
Baca Juga: Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League, Update Tim, Starting XI dan Hasil Akhir
Namun, pastikan barang tersebut memang sering digunakan.
Jangan sampai membeli banyak hanya karena tergiur diskon, tetapi akhirnya tidak terpakai.
Pada akhirnya, hidup hemat sebagai anak kos bukan berarti harus menghilangkan semua kesenangan.
Yang penting adalah tahu batas dan menyesuaikan pengeluaran dengan kemampuan.
Dengan begitu, kebutuhan tetap terpenuhi dan dompet tidak mendadak kosong sebelum akhir bulan.
Editor : Meitika Candra Lantiva