JOGJA - Mercedes-Benz W202 merupakan salah satu jenis mobil sedan mewah pada masa 1990 hingga 2000-an. Meski sudah masuk kategori mobil tua, mobil pabrikan Jerman itu masih cukup banyak peminat.
Hal itu tampak dari gathering komunitas pecinta mobil tersebut yang diselenggarakan di Tasneem Hotel, Minggu (17/8). Total ada ratusan mobil dari sembilan daerah yang berkumpul dalam kegiatan bertajuk Grand Manohara tersebut.
Baca Juga: Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sang Saka Turut Dibentangkan di Tengah Peron Stasiun Tugu
Founder Mercedes Benz W202 Club Indonesia Rusdi Harahap mengungkapkan, tipe W202 merupakan salah satu karya terbaik dari Mercedes-Benz. Sebab selain terkenal sebagai mobil mewah pasa masanya, biaya pemeliharaan sedan itu juga relatif terjangkau
Keunggulan utama Mercedes-Benz W202 terletak pada keseimbangan teknologi. Varian W202 mengusung sistem elektronik yang terukur dan tidak berlebihan. Faktor inilah yang membuat daya tahan komponen mekanisnya tergolong sangat awet dan tangguh.
Anggapan bahwa merawat mobil Eropa selalu mahal dan merongrong dompet pun ia tepis. Rusdi menyebut pemeliharaan Mercedes-Benz W202 secara berkala bahkan bisa lebih murah jika dibandingkan dengan merawat mobil buatan Jepang.
Bahkan onderdilnya masih sangat mudah didapatkan, terlebih jika pecinta bergabung dengan komunitas. Lantaran arus informasi soal perawatan dan kebutuhan suku cadang sering dibahas santer oleh para pencintanya.
Baca Juga: Tak Masuk Rencana Van Gastel, Bek Kiri Reva Adi Dipinjamkan PSIM Jogja ke Borneo FC
“Mobilnya masih asyik, dan walaupun harganya murah, orang masih punya respek terhadap mobilnya,” ujar Rusdi.
Presiden Mercedes Benz W202 Club Indonesia Hamzah Abdan mengungkapkan, dalam Grand Manohara tercatat ada 100 unit mobil yang memeriahkan kegiatan. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Pekalongan-Pemalang, Solo, Medan, hingga Jogja sebagai tuan rumah.
Menurutnya, Jogjakarta sudah menjadi tuan rumah untu kali kedua setelah terakhir di tahun 2018 lalu. Kegiatan Grand Manohara bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota dalam skala nasional.
“Grand Manohara merupakan ajang akbar yang menggabungkan seluruh perwakilan wilayah di Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Grand Manohara Jogjakarta Agus Susanto menyampaikan, kegiatan tersebut tidak haya sekadar ajang berkumpul dan mempererat silaturahmi. Namun juga ada pemberian penghargaan bagi pengurus daerah paling aktif, pengenalan anggota baru, hingga peluncuran situs website resmi klub.
Selain agenda internal, aksi kepedulian sosial juga menjadi agenda utama dalam gelaran ini. Agus menegaskan bahwa keberadaan komunitas harus membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas. "Kami juga mengadakan charity. Harapannya, selain bisa kumpul bareng, kami juga bisa berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama," tambahnya. (inu)
Editor : Sevtia Eka Novarita