Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perawatan Laser Menghilangkan Bopeng Kurang Cocok untuk Kulit Sensitif

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:00 WIB
TIMBUL: Bekas luka bisa disamarkan dengan melakukan perawatan kulit lewat laser untuk menyamarkannya. (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
TIMBUL: Bekas luka bisa disamarkan dengan melakukan perawatan kulit lewat laser untuk menyamarkannya. (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Perawatan laser wajah dinilai menjadi cara instan untuk menghilangkan bekas luka atau bopeng. Namun, jenis perawatan tersebut juga tidak bisa dikatakan sempurna. Bagi mereka yang mempunyai karakteristik kulit tipis, perawatan itu bahkan menyiksa.

Koorprodi Sarjana Terapan Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Christine Ulina Tarigan, MPd turut menyampaikan pendapatnya yang diperoleh dari penelitian. Meski bukan dokter dermatologi, dia merinci, kulit wajah terdiri dari empat lapisan. Perawatan laser bekerja hanya di lapisan epidermis dan tidak sampai ke bagian dermis. Cara kerja laser adalah untuk menghapus atau mengurangi bekas luka.

"Jadi laser tidak sampai menemus ke bagian paling bawah," bebernya Jumat (6/2).

Baca Juga: Pemkot Jogja Urung Uji Coba WFH, BKPSDM Godok Tiga Skema Penerapan ke Pegawai 

Umumnya, perawatan laser tidak hanya dilakukan satu kali. Menyesuaikan kondisi luka pada wajah. Pengulangan dilakukan paling lama 14 hari. Tergantung dari kondisi masing-masing kulit.

Biasanya, satu kali perawatan hanya untuk merapatkan bopeng. Sehingga belum sampai meninggikan kulit hingga luka itu bisa tertutup. "Harga satu kali laser itu ada yang Rp 4 juta, macem-macem," bebernya.

Baca Juga: Sanksi Berat Diterima Pemain PSIM Jogja Fahreza Sudin, Dipastikan Absen Tiga Laga usai Kena Kartu Merah saat Hadapi Semen Padang

Pada dasarnya, perawatan laser digunakan untuk merangsang pertumbuhan kulit baru. Maka dari itu, bagi orang yang mempunyai kulit tipis agar selalu menjaga kondisi kulit pasca-treatment. Kulit yang hipersensitif berpotensi menimbulkan kemerahan pada kulit yang berlebih.

"Biasanya kulit putih itu malah kulitnya cenderung tipis," sebutnya.

Ia mengakui, perawatan laser efektif bagi orang yang ingin mengejar perubahan cepat pada kulit wajah. Namun, mereka juga harus mengimbanginya dengan menjaga kebersihan kulit bersih dan mengurangi paparan matahari langsung.

Baca Juga: Pemain Muda PSIM Jogja Raka Cahyana Nikmati Kepercayaan Pelatih, Tampil Lepas tanpa Beban Bela Laskar Mataram

"Berjemur di pantai, naik motor saat terik itu tidak bisa. Karena bisa berpotensi menghitam lebih parah," jelasnya.

Bagi orang dengan kulit hipersensitif, disarankan untuk melakukan perawatan bekas luka menggunakan krim dengan resep dokter spesialis kulit. Meskipun hasilnya cenderung lebih lama dibandingkan perawatan laser. "Tidak bisa seketika ada perubahan memang, tapi itu lebih aman bagi mereka," tandasnya. (oso/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#treatment #bekas luka #kulit sensitif #perawatan #luka