Kelembapan udara tinggi hingga mencapai 80% sampai 90% ini disebabkan karena Indonesia merupakan negara tropis dengan ciri penguapan yang maksimal menjadikan uap air menumpuk di atmosfer. Selain itu, suhu yang lebih hangat menampung uap air yang banyak pula.
Akibat dari kelembapan yang tinggi, membuat banyak tembok rumah warga yang mengelupas bahkan hingga berjamur.
Apalagi jika tidak memiliki sistem ventilasi yang baik, uap air akan tertahan di dalam ruangan.
Terkadang masyarakat tidak segera mengurus area yang lembap hingga diperparah dengan munculnya black mold.
Black mold adalah jamur hitam yang muncul di tempat yang lembap. Tidak hanya muncul di tembok, nyatanya black mosld juga bisa muncul di barang-barang yang berbahan selulosa seperti kayu dan kertas.
Sesuai dengan namanya, black mold tampilannya seperti noda hitam dan mengumpul di satu tempat.
Black mold memiliki bau apek mirip seperti bau tanah yang jika terlalu lama dihirup akan membahayakan kesehatan.
Apa Bahaya Black Mold?
Merupakan jamur, black mold memiliki spora yang dilepaskan dan tersebar di udara. Tentu saja hal ini akan mempengaruhi kesehatan, spora yang berterbangan akan menyebabkan gangguan pernapasan seperti bersin, batuk, tenggorokan gatal, dan hidung tersumbat.
Selain itu iritasi kulit juga bisa dirasakan terutama pada penderita kulit sensitif. Iritasinya ditandai dengan kulit gata, memerah, kering, ruam, dan muncul benjolan.
Hal ini mempengaruhi bahkan kepada orang yang sehat jika dihirup terlalu lama. Oleh karena itu sebaiknya orang dengan masalah pernapasan baik yang menderita penyakit paru-paru dan asma tidak disarankan tinggal di ruangan yang muncul black mold.
Cara Meminimalisir Bahaya Black Mold
Karena black mold muncul di tempat yang lembab terlalu lama, tentu ada dua cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak buruk menghidup black mold.
1. Mengurangi kelembapan udara dalam ruangan
Tingginya kelembapan perlu disiasati dengan menurunkan tingkat tersebut. Bisa dilakukan dengan membuat ventilasi udara sehingga suhu tersebar merata atau dengan menggunakan AC dan dehumidifier.
Kedua teknologi tersebut dapat digunakan untuk menurunkan kelembapan udara karena mampu memisahkan uap air dan mengeluarkan udara kering.
2. Membersihkan dan menghilangkan black mold
Jika takut menghirup udara yang terkontaminasi black mold, jamur tersebut bisa dibersihkan dengan memperbaiki sumber kebocoran air terlebih dahulu baru dilakukan pembersihan dengan menggosok permukaan yang ditumbuhi black mold kemudian ditutup dengan cat tembok anti jamur.
Meskipun kecil, black mold memiliki bahaya yang tidak seharusnya disepelekan. Ketika muncul black mold, segera cari sumber yang memperparah kelembapan.
Hanifah Fajri Nurhikmah
Editor : Bahana.