Tanpa alasan yang jelas, pikiran mulai gelisah, dada terasa sesak, dan bayangan hari Senin tiba-tiba muncul begitu kuat.
Fenomena ini dikenal sebagai Sunday scaries, istilah yang merujuk pada rasa cemas yang datang menjelang akhir pekan berakhir.
Rasa gelisah di Minggu malam bukan sekadar perasaan malas bekerja. Secara psikologis, otak manusia sangat sensitif terhadap transisi.
Setelah dua hari berada dalam mode santai bangun lebih siang, ritme bebas, tanpa tekanan jadwal tiba-tiba otak dipaksa kembali memikirkan tanggung jawab, target, dan rutinitas.
Perubahan mendadak inilah yang memicu kecemasan ringan hingga berat pada sebagian orang.
Selain soal transisi, Sunday scaries juga berkaitan dengan beban pikiran yang selama ini tertunda. Sepanjang akhir pekan, banyak orang sengaja “menyimpan” pikiran tentang pekerjaan, kuliah, atau masalah hidup lainnya.
Saat Minggu malam tiba dan distraksi mulai berkurang, pikiran-pikiran itu muncul kembali satu per satu.
Deadline yang belum selesai, tugas yang menumpuk, hingga konflik di tempat kerja bisa langsung memenuhi kepala.
Media sosial ikut memperkuat rasa cemas ini. Di Minggu malam, linimasa sering dipenuhi unggahan orang-orang yang tampak produktif, sudah menyiapkan minggu baru, atau justru memamerkan akhir pekan yang terlihat sempurna.
Tanpa disadari, otak mulai membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Perasaan “aku belum siap” atau “aku kurang maksimal” pun muncul, memperparah kecemasan menjelang Senin.
Faktor lain yang sering luput disadari adalah pola tidur akhir pekan.
Banyak orang begadang di Jumat dan Sabtu malam, lalu bangun lebih siang dari biasanya. Ketika Minggu malam tiba, tubuh belum siap kembali ke jadwal tidur normal.
Akibatnya, rasa lelah bercampur dengan kecemasan, membuat tidur terasa sulit dan pikiran semakin aktif.
Sunday scaries juga lebih sering dialami oleh mereka yang sebenarnya tidak merasa nyaman dengan rutinitas hariannya.
Lingkungan kerja yang penuh tekanan, tugas kuliah yang menumpuk, atau perasaan terjebak dalam rutinitas bisa membuat hari Senin terasa seperti ancaman.
Minggu malam menjadi momen ketika semua ketidakpuasan itu muncul ke permukaan.
Meski terasa tidak menyenangkan, Sunday scaries bukan hal aneh dan dialami banyak orang.
Kuncinya bukan menghilangkan kecemasan sepenuhnya, melainkan mengelolanya dengan lebih sehat.
Mengakhiri Minggu dengan aktivitas ringan yang menenangkan seperti mandi hangat, membaca, atau menyiapkan keperluan esok hari bisa membantu otak bertransisi lebih pelan.
Membatasi konsumsi media sosial di Minggu malam juga penting agar pikiran tidak terus membandingkan diri dengan orang lain.
Pada akhirnya, rasa gelisah di Minggu malam adalah sinyal dari tubuh dan pikiran bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan.
Entah itu kelelahan, beban mental, atau rutinitas yang perlu dievaluasi. Dengan memahami Sunday scaries, Minggu malam tak lagi harus menjadi momen penuh kecemasan, melainkan waktu untuk mempersiapkan diri dengan lebih sadar dan tenang menghadapi minggu yang baru.
Writer Naela Alfi Syahra