JOGJA - Momen tanggal kembar 12.12 Harbolnas ternyata menyimpan cerita di kalangan kurir.
Banyaknya orderan membuat kurir kerja lembur, bahkan hingga tengah malam. Ini karena lonjakan paket yang signifikan dibandingkan dengan hari biasa.
Hal itu dirasakan oleh Adam Dijaya Putra, kurir dari salah satu perusahaan ekspedisi asal Singapura.
Dia mengaku lonjakan paket saat periode Harbolnas bisa mencapai ribuan. Serta berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa.
Adam yang merupakan kurir penjemputan ini membeberkan, dalam hari-hari biasa paket yang diantarkan biasanya hanya sekitar 100 sampai 1.000 buah.
Namun saat momen tanggal kembar, jumlah paket melonjak sampai 1.500 hingga 2.000 buah per hari.
“Saat tanggal kembar jam kerja saya bisa sampai tengah malam,” ujar Adam saat dihubungi Radar Jogja lewat sambungan telepon, Kamis (11/12/2025).
Menurutnya, lonjakan beban kerja setiap Harbolnas memang menjadi rutinitas bagi para kurir.
Sebagian kurir bahkan memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan pendapatan.
Sebab ada beberapa perusahaan ekspedisi yang menghitung upah dari jumlah paket yang diantarkan.
Sementara tempatnya bekerja menerapkan sistem upah gaji tetap dengan bonus dari jumlah pengantaran paket. “Ada hitungan komisi atau insentif,” beber Adam.
Sementara kurir lain, Vian mengaku juga merasakan hal yang sama. Momentum tanggal kembar memang kerap membuat kurir ekspedisi bekerja ekstra seiring dengan meningkatnya pembelanjaan online.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Upacara Ruwatan Yang Masih Ditemukan di Masyarakat Jawa
Oleh karena itu, kurir dari salah satu perusahaan ekspedisi yang identik dengan warna merah itu sering mempersiapkan diri maupun kendaraan sebelum mengantar paket.
Misalnya dengan memastikan bensin sudah terisi penuh dan badan dalam kondisi bugar.
“Kami punya tanggung jawab supaya paket diantar tepat waktu, sehingga prepare jadi hal penting,” tambahnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita