RADAR JOGJA - Bagi banyak orang zaman sekarang, ngopi sudah dianggap sebagai bagian dari gaya hidup.
Mulai dari sekadar ngobrol santai hingga menjadi teman saat meeting, kopi selalu punya tempatnya sendiri.
Menu di kedai kopi pun semakin beragam, baik kopi lokal maupun internasional, dengan cita rasa yang bisa dinikmati sesuai selera.
Bahkan di kalangan generasi Z muncul ungkapan nggak ngopi nggak kalcer, yang menggambarkan bahwa kopi sudah menjadi kebutuhan harian.
Sebagai pecinta kopi, berikut beberapa istilah perkopian yang perlu kamu tahu:
1. Dial In
Proses mencari resep espresso paling pas, mulai dari ukuran gilingan, dosis, hasil seduhan, hingga rasa.
Ini adalah bentuk kalibrasi yang cukup serius.
2. Body
Mengacu pada sensasi berat di mulut saat minum kopi.
Bisa terasa ringan, creamy, hingga sangat tebal dengan karakter bold.
3. TDS (Total Dissolved Solids)
Angka yang menunjukkan seberapa banyak partikel kopi yang larut dalam air.
Biasanya digunakan untuk memastikan hasil seduhan tetap konsisten.
4. Blooming
Tahap awal dalam penyeduhan manual brew untuk mengeluarkan gas dari bubuk kopi. Proses ini biasanya berlangsung 30–45 detik.
5. Channeling
Masalah utama dalam penyeduhan espresso, ketika air mengalir tidak merata karena distribusi bubuk kopi yang tidak merata.
Hal ini menyebabkan ekstraksi tidak seimbang.
6. Crema
Lapisan busa coklat keemasan di atas espresso.
Umumnya menjadi tanda ekstraksi yang baik, meskipun tidak selalu menjamin rasanya enak.
7. Extraction
Proses mengambil cita rasa dari bubuk kopi.
Jika over-extracted, rasanya cenderung pahit.
jika under-extracted, rasanya akan asam, sedangkan ekstraksi yang pas menghasilkan rasa yang nikmat.
8. Origin
Asal biji kopi.
Setiap origin memiliki karakter unik, misalnya Ethiopia yang floral, Sumatra yang earthy, atau Bali yang nutty.
9. Mouthfeel
Sensasi yang dirasakan lidah saat meminum kopi, bisa digambarkan sebagai velvety, juicy, atau oily.
Sebagai pecinta kopi, memahami istilah-istilah ini bisa membuat pengalaman ngopimu semakin ngena, bukan hanya menikmati rasa kopi, tetapi juga mengerti proses di baliknya.
Setiap tegukan kopi berasal dari teknik, origin, dan detail yang membentuk karakter kopi favoritmu. (Zulaihatul Asfia)