Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Outlawss Syndicate: Kolektif Hardcore dari Lorong Kota Yogyakarta

Magang Radar Jogja • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 10:30 WIB

 

Outlawss Syndicate: Kolektif Hardcore dari Lorong Kota Yogyakarta
Outlawss Syndicate: Kolektif Hardcore dari Lorong Kota Yogyakarta

 

YOGYAKARTA – Skena Hardcore di Yogyakarta terus menunjukkan geliatnya. Dari lorong-lorong sempit di tengah kota, lahir kolektif-kolektif muda yang tak hanya memainkan musik, tetapi juga membangun ekosistemnya sendiri. Salah satunya adalah Outlawss Syndicate, kolektif Hardcore yang telah aktif sejak 2014.

 

Berawal dari pertemanan semasa SMA yang memiliki minat sama terhadap musik dan seni visual, Outlawss Syndicate tumbuh menjadi wadah yang menaungi sejumlah band Hardcore di Yogyakarta. Tak hanya itu, mereka juga aktif dalam rilisan album, produksi merchandise, hingga menjembatani band-band lokal untuk menjangkau kancah nasional dan internasional.

 “Kami banyak membantu merilis album band Hardcore Yogyakarta, baik dalam bentuk digital maupun fisik seperti kaset pita dan CD,” ujar Arkhan, salah satu pendiri Outlawss Syndicate, kepada Radar Jogja.

Dalam proses distribusi, Outlawss Syndicate memanfaatkan strategi pemasaran digital. Produk-produk rilisan dan merchandise mereka dijual melalui berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee. Namun, kanal distribusi utama tetap melalui jejaring komunitas Hardcore yang kuat dan saling mendukung.

 Baca Juga: Meski Ada Potensi Musim Hujan di Bulan Oktober, Distribusi Air Bersih di Kulon Progo Tak Gentar

Lebih dari sekadar label atau manajemen band, Outlawss Syndicate juga aktif menjadi promotor gigs, baik skala lokal maupun lintas negara. Mereka rutin mengadakan acara gigs bulanan dan tahunan yang mempertemukan berbagai band dari dalam dan luar negeri.

Gigs bulanan terdekat akan digelar pada November 2025 bertajuk Raw and Fresh Blood from The Underdog. Dalam acara tersebut, Outlawss Syndicate akan berkolaborasi dengan Freshtown Records, label Hardcore asal Kuala Lumpur, Malaysia. Sejumlah segmen disiapkan, mulai dari panggung musik, launching merchandise, hingga bazar produk-produk band yang terlibat.

Sementara itu, acara tahunan mereka bertajuk Outlawss Stage #6 dijadwalkan berlangsung pada 15 April 2026. Kali ini, mereka menghadirkan band Hardcore internasional Contention asal Tampa, Florida, Amerika Serikat, sebagai salah satu line-up utama, bersama band-band lokal Yogyakarta.

Outlawss Syndicate terus menegaskan komitmennya untuk menjaga geliat skena Hardcore tetap hidup. Melalui dukungan rilisan, merchandise, gigs, dan koneksi antar komunitas, mereka menjadi jembatan penting bagi band-band Yogyakarta untuk tampil di panggung lebih luas.

“Harapannya, Outlawss Syndicate bisa terus membantu band-band Hardcore Yogyakarta dalam berkarya, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antara skena nasional dan internasional,” tutup Arkhan penuh semangat.

Di tengah arus industri musik yang semakin komersial, gerakan kolektif seperti Outlawss Syndicate menunjukkan bahwa semangat DIY (Do It Yourself) belum padam. Yogyakarta bukan hanya gudang seniman, tapi juga rumah bagi perlawanan budaya yang terus berbunyi lewat dentuman Hardcore.

 Antonius Bondan Satrio Aji 

 

Editor : Heru Pratomo
#Skena Hardcore #Hardcore #Yogyakarta #komunitas #e-commerce #band #Outlawss Syndicate #Musik #DIY #cd