Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buat Kalian Yang Sedang Cari Kos Terutama di Yogyakarta Harus Waspada! Marak Penipuan Booking Kos via Online, Kenali Modusnya...

Bahana. • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 02:00 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA- Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, penipuan dengan modus booking kos lewat internet kembali sering terjadi.

Banyak mahasiswa baru yang datang dari luar kota menjadi korban dan kehilangan uang hingga jutaan rupiah.

Penipuan ini biasanya terjadi melalui media sosial atau situs iklan online, di mana pelaku memasang foto-foto kamar kos yang terlihat sangat menarik, bersih, dan lengkap dengan berbagai fasilitas seperti WiFi, kamar mandi dalam, dan AC.

Harga sewanya pun dibuat seolah-olah sangat terjangkau agar menarik perhatian calon penyewa, terutama mahasiswa dari luar kota yang sedang mencari tempat tinggal.

Setelah korban tertarik dan mulai berkomunikasi dengan pelaku, mereka akan diminta untuk segera mentransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi atau biaya booking, dengan alasan agar kamar tidak diambil orang lain.

Namun setelah uang dikirim, pelaku biasanya langsung menghilang dan semua kontak yang digunakan tidak bisa dihubungi lagi.

Berikut ini adalah beberapa modus penipuan booking kos yang perlu diwaspadai:

1. Harga Sewa sangat Murah

Pelaku biasanya menawarkan harga sewa kos yang sangat murah, bahkan jauh di bawah harga normal.

Mereka juga menyebutkan fasilitas lengkap seperti AC, Wi-Fi, dan kamar mandi dalam agar terlihat lebih menarik.

Agar korban cepat tergiur, pelaku sering mengatakan bahwa kamar hanya tersedia terbatas dan banyak peminatnya, sehingga calon penyewa merasa harus segera membayar tanpa berpikir panjang.

2. Tidak Bisa Survei Lokasi

Pelaku menolak saat diajak survei kos dengan alasan sibuk, di luar kota, atau hanya terima booking online, agar korban tidak mengecek langsung ke lokasi.

3. Desakan untuk Segera Transfer Uang

Pelaku sering kali terburu-buru meminta korban untuk segera mentransfer uang muka atau biaya booking, dengan alasan kamar akan diberikan ke orang lain jika tidak segera dibayar.

Tekanan ini dimanfaatkan agar korban tidak sempat berpikir panjang.

4. Mengaku Sebagai Pemilik atau Pengelola Kos

Pelaku berpura-pura sebagai pemilik kos atau pengelola terpercaya. Mereka biasanya berbicara sopan, meyakinkan, dan responsif di awal, untuk membangun kepercayaan korban.

Agar tidak menjadi korban penipuan booking kos, Masyarakat terutama mahasiswa baru atau pendatang dari luar kota disarankan untuk selalu berhati-hati saat mencari tempat tinggal secara online.

Jangan langsung percaya pada iklan atau tawaran kos dengan harga murah dan fasilitas mewah, apalagi jika belum pernah melihat lokasi secara langsung.

Sebaiknya lakukan survei ke lokasi kos, ajak orang tua atau teman jika perlu, dan pastikan identitas pemilik atau pengelola kos benar-benar jelas.

Selalu periksa ulang informasi yang diberikan, termasuk nomor rekening, nama pemilik, dan keaslian foto yang dipasang.

Jika menemukan hal-hal mencurigakan, segera hentikan komunikasi dan laporkan ke pihak berwajib agar pelaku tidak terus menipu dan menimbulkan kerugian bagi orang lain.

Penulis: Adella Haviza

Editor : Bahana.
#Penipuan #kos