BANTUL – Mudahnya mengakses game online melalui berbagai perangkat digital telah mendorong lonjakan peminat, khususnya di kalangan anak muda.
Tak sekadar menjadi hiburan, game kini menjelma sebagai ajang kompetisi bergengsi yang menuntut keterampilan dan strategi pemainnya.
Di tengah meningkatnya antusiasme ini, muncul fenomena baru yang menyertainya yakni maraknya pembuka jasa joki game.
Tingginya persaingan dalam dunia game online membuat sebagian pemain memilih jalan pintas dengan menyewa jasa joki demi meraih peringkat atau capaian tertentu dalam waktu singkat.
Tantowi yahya seorang mahasiswa misalnya, ia sudah bermain game mobile Legend semenjak masih duduk dibangku SMP.
Ia pernah menggunakan jasa joki game saat masih SMK dan kuliah di semester dua. Alasannya lantaran HP-nya sedang rusak dan masih sibuk dengan tugas-tugas kuliah yang menumpuk.
“Pada saat itu karena tier-nya masih rendah jadi mau tidak mau harus pakai jasa joki buat naikin rank untuk bisa ngejar event di mobile legend,” jelasnya saat dihubungi lewat telepon seluler Jumat (25/7).
Selain itu, ia tidak ingin tertinggal jauh dengan teman-temannya, maka dari itu ia terpaksa menggunakan jasa joki game.
“Misal aku punya rank epic, sedangkan teman-temanku rank mythic atau di atasnya, ya aku harus joki ke orang lain buat naikin per-bintangnya,” ujar pemuda berumur 22 tahun ini.
Pada saat ia menggunakan jasa joki, ia membayar perbintang. Saat itu, rank-nya masih di epic, Owi membayar Rp 3 ribu untuk per bintangnya.
Ia meminta jasa joki untuk menaikan rank dari epic ke legend. Satu rank memiliki lima bintang, maka dari itu, untuk menaikan rank epic ke legend membutuhkan biaya sebesar Rp 75 ribu.
“Biasanya butuh waktu tiga hari buat naikin rank dari epic ke legend, tapi jasa jokinya biasanya 24 jam nonstop itu” tuturnya.
Pengguna jasa joki game hanya perlu memberikan username dan password akun mobile legend kepada penyedia jasa joki.
Biasanya setelah menggunakan jasa joki, Owi mengganti password akun mobile legend demi keamanan.
Menurutnya pemain game online yang menggunakan jasa joki game belum tentu tidak pandai dalam bermain game, tetapi mereka tidak memiliki waktu karena kesibukan lainnya.
Selain itu, kapasitas HP-nya tidak terlalu mendukung jika sering dipakai untuk bermain game.
“kalau orangnya noob tapi tier atau tingkatannya tinggi patut dipertanyakan, biasanya mereka yang seperti ini malah diejek,” ujarnya.
Maka dari itu, pemakai jasa game online menurutnya belum tentu tidak pandai memainkan game, karena dalam permainan game ada tekanan sosial dari rekan tim dan lawan main.
Jadi, menurutnya para pemain game online lebih memilih bisa bermain sesuai tingkatan game-nya sendiri, daripada menggunakan jasa joki game online untuk gengsi semata. (Cr2)
Editor : Bahana.