RADAR JOGJA - Keberadaan sewa game premium menggantikan warung internet (warnet) gaming. Padahal, warnet gaming pernah eksis sejak 2004.
Pelanggan sewa game premium Dimas Prasetyo mengaku, layout dan desain interior dibanding warnet gaming, membuat konsumen nyaman. "Lebih private kalau dibanding game net dulu," tutur warga Sleman ini Jumat (11/7).
Dia sendiri, selalu menyempatkan waktu untuk bermain PlayStation (PS) di sewa game premium sepulang kerja. "Maksimal dua jam, untuk melepas penat," ujarnya.
Dari bilik seluas 1,5 meter persegi, Dimas bisa leluasa memilih PS 4 maupun PS 5 yang akan dimainkan. Lengkap dengan stik dan TV Android. Selain bermain game, dia juga bisa menonton film. "Jadi kalau bosen nge-game bisa Netflix-an, karena bagian dari fasilitas," ungkapnya.
Harga sewa jasa game premium bervariasi. Untuk satu jam PS 4 dan Netflix sekitar Rp 16 ribu. Kemudian untuk PS 5 dan Netflix Rp 21 ribu. Harga pun akan bertambah menyesuaikan bilik ruangan yang disewa. Semakin luas, maka semakin mahal.
"Bahkan di sana bisa pesan snack ringan dan beragam minuman, makanan berat pun juga ada," jelasnya.
Fenomena jasa game premium, lanjutnya, mirip dengan warnet gaming yang marak di sekitar 2004. Tempat itu, menjadi tujuan anak-anak hingga generasi muda menghabiskan waktunya seharian untuk bermain game.
"Dulu di sana mainnya bukan PS, tapi Counter Strike (CS), Dota, Ragnarok (RO), Gun Bound, Sheal, RF dan sebagainya," rincinya.