RADAR JOGJA - Popularitas pilates di kalangan anak muda tidak hanya sebatas tren di media sosial. Namun juga karena kesadaran diri untuk menjaga kebugaran tubuh.
Hal itu menjadi alasan Dela Oktafia Nur C, 25, yang mulai menekuni pilates. Meskipun baru tiga minggu, warga Kota Jogja ini mengaku sudah merasakan manfaatnya. Postur badannya mulai membaik dan tubuh terasa lebih bugar. Meskipun di awal olahraga, dia tak menampik rasa pegal di seluruh badan.
Baca Juga: SAR DIY Miliki Program Kemanusiaan Rutin, Berupa Bedah Rumah untuk RTLH
“Aku jadi bisa lebih jaga postur tubuh, apalagi kerjaanku duduk terus lihat laptop," ujarnya Jumat (4/7).
Pilates, lanjutnya, cocok untuk pemula yang jarang berolahraga. Sebab gerakannya fokus menggunakan beban dari tubuh sendiri. Berkat pilates, kini dia juga sudah mengetahui cara stretching agar tidak mudah lelah.
Baca Juga: Nico Williams Teken Kontrak Multiyears Bersama Athletic Club Setelah Gagal Gabung Barcelona
Sementara Dewi Murni, 38, mengaku, sudah mengenal pilates sejak 2014. Setelah sempat vakum karena kehamilan, dia kembali aktif mengikuti kelas setahun belakangan. Sebab pilates berdampak pada pembentukan dan kekuatan tubuh yang dibutuhkan Dewi. "Pilates pakai alat juga, dan memang hasilnya kelihatan kalau rutin,” sebutnya.
Selain manfaat otot yang lebih kencang, kata Dewi, pilates juga membantu mengurangi nyeri menstruasi. “Nggak dramatis, lebih stabil,” paparnya.
Baca Juga: Kuda King Argentine Bikin Indonesia di Ambang Sejarah Baru Triple Crown
Dia menyebut, biaya pilates memang tergolong lebih mahal dibanding aerobik atau fitnes. Selama delapan kali pertemuan, Dewi harus mengeluarkan biaya Rp 575 ribu. “Masih murah kalau di Jogja, satu pertemuan bisa Rp 100 ribuan kalau kelas reguler, tapi sepadan dengan manfaatnya,” jelasnya. (cr2/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita