Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hamster Si Kecil yang Ramah Dompet dan Gampang Dirawat, Worth It Gak Sih Jadi Peliharaan?

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Juni 2025 | 15:35 WIB
Ilustrasi hamster.
Ilustrasi hamster.


RADAR JOGJA - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, tidak semua orang punya waktu atau ruang untuk memelihara hewan besar seperti anjing atau kucing.

Maka tak heran jika hamster, dengan tubuh mungilnya, menjadi alternatif yang digemari.

Selain karena tingkah lakunya yang menggemaskan, hamster juga dikenal sebagai hewan peliharaan yang ekonomis dan relatif mudah dirawat.

Namun sebelum memutuskan untuk memeliharanya, penting untuk mengenal berbagai jenis hamster dan karakter unik masing-masing.

Kepribadian Jenis Hasmter


Hamster memiliki beberapa jenis yang populer di kalangan pecinta hewan kecil.

Jenis yang paling dikenal adalah hamster Syrian.

Hamster ini adalah yang terbesar dibanding jenis lainnya, dengan panjang tubuh bisa mencapai 18 sentimeter.

Bulu mereka tebal, warnanya bervariasi, dan sifatnya cenderung jinak.

Syrian sangat cocok untuk pemula karena mudah dijinakkan.

Tapi ada satu hal penting: mereka tidak bisa hidup dengan hamster lain dalam satu kandang.

Syrian sangat teritorial, sehingga memeliharanya harus satu kandang satu individu.

Sementara itu, bagi penyuka hewan yang lebih kecil, ada hamster Campbell dan Winter White.

Keduanya sering dianggap serupa karena ukurannya kecil dan sama-sama berasal dari Rusia.

Campbell lebih aktif, tapi kadang bisa sedikit agresif jika tidak terbiasa disentuh.

Sedangkan Winter White lebih kalem, dan menariknya, bisa berubah warna menjadi keputihan saat musim dingin (meskipun perubahan warna ini tidak terlalu tampak di Indonesia yang beriklim tropis).

Kedua jenis ini bisa dipelihara berpasangan, tapi tetap harus hati-hati karena perkelahian bisa terjadi jika mereka tidak cocok atau merasa terancam.


Yang paling kecil dan lincah adalah hamster Roborovski.

Ukurannya tidak lebih dari lima sentimeter, membuatnya terlihat seperti butiran berlari-lari dalam kandang.

Karena sangat cepat dan susah digenggam, Roborovski lebih cocok untuk kamu yang suka mengamati daripada ingin sering mengelus.

Satu lagi yang agak jarang ditemui adalah hamster Chinese.

Bentuk tubuhnya sedikit berbeda karena lebih memanjang dan memiliki ekor yang agak terlihat.

Mereka cenderung pemalu, tapi bisa sangat jinak jika dilatih sejak kecil.


Biaya Perawatan yang Ekonomis


Dari sisi perawatan, hamster tergolong hewan yang sangat praktis.

Mereka tidak butuh kandang besar, cukup akuarium kecil atau kandang khusus dengan ventilasi baik.

Pakan hariannya juga tidak mahal, cukup campuran biji-bijian, pelet khusus hamster, dan sayuran segar sesekali.

Hamster juga jarang sakit selama kandangnya bersih dan tidak lembap.

Biaya awal untuk membeli hamster berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 100.000 tergantung jenis, sedangkan biaya bulanan untuk pakan dan alas kandang bisa kurang dari Rp 50.000.


Yang paling penting, hamster tidak membutuhkan banyak interaksi fisik seperti anjing atau kucing.

Mereka lebih aktif di malam hari, jadi cocok untuk kamu yang sibuk di siang hari tapi ingin ada hiburan kecil saat malam.

Selain itu, hamster juga bisa dilatih untuk buang air di satu sudut tertentu, membuat kandang mereka lebih mudah dibersihkan.

Jadi, apakah hamster worth it untuk dipelihara? Jawabannya: sangat worth it, terutama bagi kamu yang mencari hewan peliharaan hemat biaya, tidak ribet, tapi tetap bisa menghadirkan keceriaan di sudut kamar. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Peliharaan #Ramah Kantong #hamster #Pecinta Hewan #Roborovski #perawatan #si kecil #hewan