JOGJA - Self photo studio menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin berswafoto narsis secara mandiri. Selain itu, bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tak percaya diri (pede) ketika dijepret oleh kameramen.
Pengguna self photo studio adalah Fauzi Naafiah. Dia mengaku telah beberapa kali menggunakan layanan ini. Menurutnya, konsep dari self photo studio tidak jauh berbeda dengan photobox.
Sebab konsumen akan ditempatkan di ruang tertutup. Lengkap dengan beberapa properti pendukung. Tak ada fotografer, dia hanya perlu mengambil gambar mandiri berbekal remot kontrol.
Baca Juga: Kenang Kiprah Sultan Hamengku Buwono II dalam Melawan Penjajahan Belanda, Melalui Seminar Nasional yang Bakal Digelar Oktober 2025
"Ada baju lucu, mainan tembak-tembakan hingga kaca mata beragam jenis yang bisa diakses oleh penyewa," ujar Nafi, sapaan akrabnya kepada Radar Jogja Kamis (5/6).
Menurut Nafi, layanan tersebut sangat cocok untuk pasangan ataupun orang yang tidak PD berfoto dengan fotografer. Dengan layanan itu, pelanggan bisa bebas bergaya tanpa ada perasaan malu.
"Lebih bebas lah, gak malu dengan gaya yang kita kehendaki dan bisa mengaturnya sendiri," katanya.
Baca Juga: Cristian Romero Tampak Kecam Petinggi Tottenham Hotspur Yang Pecat Ange Postecoglou Beberapa Menit Setelah Perkenalkan Thomas Frank
Untuk hasil foto, bisa langsung dilihat melalui monitor yang sudah tersedia. Hanya saja diakuinya, hasil foto tersebut tidak sama dengan jepretan fotografer. Maka dari itu ia menilai layanan tersebut cocok untuk foto lucu-lucuan.
"Kalau untuk preweeding gitu ya cocok bersama fotografer," ujarnya.
Sementara harga untuk mengakses layanan tersebut, disebut Nafi bervariasi. Menyesuaikan studio dan berapa jam pengguna akan menyewa. Rata-rata harga di Jogja, tak lebih dari Rp 100 ribu. "Itu sudah dikasih beberapa foto yang bisa dicetak, foto lainnya akan dikirim dalam bentuk soft file," tuturnya. (oso/eno)