RADAR JOGJA - Masjid Gedhe Kauman di Kemantren Gondomanan kerap menjadi jujukan bagi pemburu takjil. Terlebih bagi pemburu yang berasal dari kalangan masyarakat atau mahasiswa yang berdomisili di Kota Jogja. Bahkan porsi takjil yang disiapkan mencapai 1.300 per hari.
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman Azman Latif mengatakan, khusus hari Kamis disiapkan sebanyak 1.600 porsi. Karena pengurus masjid menyajikan menu spesial berupa gulai kambing.
“Untuk hari biasa sementara memang kami patok 1.300 porsi, nanti kami lihat ada kecenderungan naik atau tidak,” ujar Azman saat dikonfirmasi Jumat (28/2).
Hanya saja, pengurus Masjid Gedhe Kauman tetap menyediakan menu bervariatif pada hari biasa. Adapun menu yang disiapkan mengusung konsep makanan tradisional. Seperti sayur asem, lodeh, sambel ndeso, hingga sayur brongkos.
Dia menyatakan, menu gulai kambing yang disajikan setiap Kamis memang sudah menjadi tradisi sejak lama. Porsinya pun sengaja dibuat lebih banyak karena animo masyarakat untuk berbuka dengan menu tersebut cukup besar.
“Semoga porsi yang kami sediakan cukup untuk semua jemaah,” sebut Azman.
Selain buka bersama, ada pula kegiatan membaca satu juz Alquran tiap Kamis dan Sabtu saat Tarawih. Sehingga waktu salat pun akan lebih panjang.
Dia menjelaskan, bacaan satu juz tersebut akan disesuaikan dengan penanggalan Islam. Misal jika pada Kamis malam jatuh di tanggal 6 Ramadan, maka bacaannya juz keenam. Lalu jika pada Sabtu jatuh pada 8 Ramadan, maka bacaannya juz kedelapan.
“Dulu bacaan satu juz saat salat Tarawih hanya sekali seminggu, namun karena animonya banyak beberapa tahun terakhir sehingga kami laksanakan dua kali,” sebut Azman. (inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita