Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pengalaman Open Trip ke Bali Cuma Butuh Uang Rp 900 Ribu, Bisa Berkenalan dengan Orang Baru

Anom Bagaskoro • Sabtu, 28 Desember 2024 | 15:00 WIB

 

HEMAT BUDGET: Novie Novie Ananda bersama rekannya saat menikmati liburan menggunakan jasa open trip ke Bali.
HEMAT BUDGET: Novie Novie Ananda bersama rekannya saat menikmati liburan menggunakan jasa open trip ke Bali.

RADAR JOGJA - Menjamurnya jasa open trip patut dicoba. Sebab berlibur dengan cara ini dapat menekan ongkos akomodasi. Tak seperti private trip yang cenderung lebih mahal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Novie Ananda, 26. Dia sudah mencicipi jasa open trip sejak Covid-19. Saat itu, dia ingin berlibur namun memiliki anggaran yang terbatas.

Setelah mencari informasi, dia memutuskan mengikuti open trip bersama tiga rekannya. Selain jadwal yang fleksibel, biaya yang dikeluarkan jauh dari patokan harga agen wisata hingga private trip. "Rp 900 ribu untuk harganya, itu total berliburnya tiga hari di Bali," ucapnya.

Menurutnya, biaya open trip mampu menekan 50 persen anggaran pada perjalanan yang sama. Padahal saat berlibur di Bali, setiap harinya dia mengunjungi minimal tiga tempat wisata. Uang retribusi objek wisata, sudah dibayarkan lewat biaya open trip. Selain itu, dia juga mendapat penginapan kelas medium. Termasuk dengan tiket pulang ke Jogjakarta. “Penyewa jasa hanya mengeluarkan uang untuk makan dan biaya tak terduga,” sebutnya.

Namun saat mengikuti open trip kedua kalinya, pemilihan tempat wisata ditentukan oleh penyelenggara. Berbeda saat dia ke Bali, wisata yang dikunjungi berdasarkan voting dan usulan peserta.

Selain menghemat ongkos liburan, lanjutnya, open trip juga menjadi ajang berkenalan dengan orang baru. Dalam satu rombongan, seringkali ditemui orang baru yang ikut serta dalam trip.

Menurutnya, bertemu dengan orang baru menjadi pengalaman berkesan. Lantaran, dengan tempat, suasana, dan teman baru akan semakin menambah jejaringnya. Sehingga, open trip cocok dicoba bagi orang yang sering bersosialisasi seperti dirinya.

"Usahakan mencari jasa open trip yang pemiliknya teman atau orang yang sudah dikenal," ujarnya.

Sebab menjamurnya jasa open trip di media sosial, rentan terjadi penipuan. Sehingga sangat penting untuk memastikan pemiliki jasa. (gas/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#private trip #Ongkos #perjalanan #akomodasi #berlibur #terbatas #biaya #Agen wisata #bali #Covid-19 #Anggaran #Jasa #open trip