RADAR JOGJA - Dokumentasi atas setiap momen berharga jadi semakin penting di tengah dunia digital. Salah satu yang bisa digunakan untuk memfasilitasi ini adalah dengan menyewa jasa fotografer khusus.
Salah satu pengguna jasa ini adalah Reyhan Majid. Laki-laki berusia 26 tahun ini mengaku menggunakan jasa fotografer ketika bermain sepak bola atau mini soccer.
Untuk jasa ini dia memang dikenakan biaya lebih mahal. Apabila iuran lapangan saja hanya sekitar Rp 25 hingga Rp 30 ribu maka ketika ada tambahan fasilitas fotografer menjadi Rp 50 ribu.
"Jadi ada penanggung jawab khusus yang menghubungkan dengan fotografer," ucapnya.
Menurutnya, jasa fotografer ini memberikan pengalaman yang berbeda dalam bermain bola. Apabila biasanya foto-foto bagus hanya bisa dimiliki oleh pemain sepak bola profesional maka saat ini mereka yang amatir juga bisa merasakan hal serupa.
"Aku ada beberapa temen yang cuma mau main kalau ada fotografernya. Memang menimbulkan sensasi baru," katanya.
Reyhan menjelaskan, nantinya fotografer akan siap siaga selama para peserta bermain sepak bola. Ketika permainan usai, akan dikirimkan tautan Google Drive berisi ratusan foto. Tiap-tiap pemain tinggal mencari foto diri yang ingin diunduh.
Menurutnya, kehadiran fotografer ini penting khususnya ketika pemain mencetak gol. Sebab, umumnya mereka akan membuat selebrasi tertentu.
"Bisa juga iseng di tengah pertandingan manggil fotografer buat difotoin," ucapnya.
Foto-foto dari jepretan fotografer ini biasanya dia unggah di media sosial. Baik itu Instagram, TikTok, ataupun sekadar jadi foto profil.
"Bagiku fotografer untuk mengabadikan momen aja. Biasanya nanti aku edit lagi," ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Maria Dewi Sekaringtyas. Dia menggunakan jasa fotografer profesional ketika wisuda sarjana di kampus UPN Veteran Yogyakarta.
Menurutnya, jasa fotografer semacam ini memiliki kelebihan sendiri daripada foto studio. Utamanya karena mereka bisa mengikuti kemana pun dia berada. Dengan kata lain, foto tidak terbatas pada satu tempat saja.
Maria menjelaskan, untuk menyewa jasa ini dia perlu membayar biaya Rp 375 ribu untuk satu jam. Selama waktu itu tidak dibatasi jumlah foto yang dihasilkan. Nantinya, dia juga akan mendapatkan sekitar 60 foto yang diedit khusus oleh fotografer.
"Mereka itu umumnya punya cara edit yang khusus. Jadi hasilnya lebih bagus," ucapnya.
Di sisi lain, fotografer juga sangat komunikatif untuk mengarahkan apabila dirinya bingung bergaya. Meski demikian, dia menyarankan mereka yang ingin menggunakan jasa ini untuk benar-benar mengenal fotografer. Menurutnya, meski ada si satu vendor pun foto yang dihasilkan bisa berbeda.
"Bagiku hasil fotonya bisa menunjang citra di media sosial. Foto wisuda ini aku gunakan untuk profil Instagramku," ucapnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita