RADAR JOGJA - Setelah ramai diperbincangkan tentang kerugian KFC akibat dari adanya boikot di masyarakat, kini banyak yang sadar serta selektif akan produk–produk lain yang sekiranya tidak berafiliasi pada pendukung Israel.
Beragam produk makanan cepat saji pun menjadi target pilihan mereka di Indonesia.
Mengutip dari akun X dengan nama @erlanishere, ia membagikan data yang diambil dari laman GoodStats dengan ulasan seputar “Riset Sikap dan Perilaku Masyarakat terhadap Aksi Boikot Produk Terafiliasi Israel".
Hasilnya, sejumlah alternatif muncul sebagai penggantinya.
Di urutan pertama datang dari penyedia makanan cepat saji Indonesia yang terkenal mengusung tema ala Negeri sakura, yakni Hoka Bento atau HokBen, dengan persentase peminat sebesar 24,2%.
Selanjutnya dari Richeese Factory dengan tingkat peminat sebesar 22,1%, disusul rocket chicken dengan tingkat peminat sebesar 20,5%.
Memasuki persentase 12 persen ke bawah, kita bisa melihat terdapat produk dari CFC, Waroeng Steak, D’Chick serta Wingz O Wingz.
Sedangkan, produk lainnya menjadi persentase terkecil yaitu sebesar 5% saja.
Data tersebut kemungkinan besar hanya menunjukkan alternatif dari brand besar saja, selebihnya tergantung pada beberapa faktor seperti jangkauan wilayah, ketersediaan gerai, dan lain sebagainya.
Dari sini kita bisa melihat bahwa ada cukup banyak orang yang memilih produk alternatif selain nama–nama produk besar seperti KFC, Pizza Hut, Starbucks, dan lain sebagainya.
Selain karena aksi boikot, alternatif ini dinilai lebih positif karena sama saja mendukung usaha lokal yang berkembang di Negara sendiri ketimbang memilih produk asing. (Muhammad Malik Nadzif)
Editor : Meitika Candra Lantiva