Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Memiliki Berat Tiga Kilogram, Tinggi 28 Centimeter, Ras Anjing Terkecil, Mari Mengenal Si Imut Pomeranian

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 21 November 2024 | 19:17 WIB
Ilustrasi anjing Pomeranian (Pixabay)
Ilustrasi anjing Pomeranian (Pixabay)

RADAR JOGJA - Anjing Pomeranian atau anjing pom adalah ras anjing yang cukup digemari untuk dipelihara.

Anjing ini memiliki berat badan tiga kilogram dan tinggi hanya sekitar 20-28 sentimeter. Selain tubuhnya yang kecil, anjing Pomeranian ini memiliki ciri khas dengan bulu yang mengembang dan halus terutama di area leher.

Berdasarkan namanya, anjing ini berasal dari dari suatu wilayah bernama Pomerania.

Wilayah tersebut berada di sebelah barat laut Polandia dan timur laut Jerman.

Anjing kecil ini dahulu adalah keturunan anjing jenis Spitz yang juga memiliki bulu tebal.

Anjing-anjing Spitz memiliki ekor melengkung di atas punggung seperti bulan sabit dan tinggal di derah Islandia dan Lapland yang sekarang bernama Finlandia.

Diketahui leluhur Pomeranian dibawa ke wilayah Pomerania oleh penjelajah pada beberapa ratusan tahun yang lalu yang kemudian dikembangbiakkan oleh masyarakat lokal dengan mengurangi ukuran anjing-anjing tersebut.

Setelah beberapa perkembangan zaman, anjing Pomeranian menjadi terkenal di kalangan aristokrat atau bangsawan Eropa.

Salah satunya, Ratu Victoria dari kerajaan Inggris pada abad ke-19 memelihara anjing pom dan memenangkan kontes sebagai anjing berukuran paling kecil.

Sejak saat itu, anjing Pomeranian pun tersebar ke belahan dunia lain.

Selain berukuran kecil dan bulu mengembang, anjing Pomeranian memiliki wajah mungil dengan fitur mata yang cekung, telinga tegak, serta hidung hitam kecil.

Ekor ras anjing ini juga menggelung di atas punggung dan sering menghadap ke depan.

Meskipun bertubuh kecil, anjing Pomeranian ini memiliki suara yang lantang, terutama ketika bahaya mengancam diri atau pemiliknya.

Anjing kecil inipun cepat mempelajari apa yang dilatih untuknya sehingga menjadikan anjing Pom sebagai salah satu hewan cerdas.

Warna rambut anjing Pomeranian pun bervariasi dan ada pula yang berpola.

Di banding anjing ras lain yang memiliki warna rambut satu sampai lima warna, anjing kecil ini memiliki 23 kombinasi warna seperti coklat, jingga, dan putih.

Uniknya, seiring bertambah usia, rambut anjing Pomeranian dapat mengalami perubahan warna, seperti coklat ke jingga terang atau krem menjadi coklat dan putih.

Anjing Pomeranian juga berumur panjang. Apabila dirawat dengan baik, anjing ini dapat hidup hingga usia 12 sampai 16 tahun, atau lebih.

Walaupun begitu, anjing kecil ini rentan terkait masalah kesehatan seperti masalah gigi, masalah lutut, dan trakea kolaps.

Selain itu, bulu tebal yang dimiliki oleh anjing Pomeranian juga rentan panas sehingga perlu memperhatikan suhu di sekitar agar tetap sejuk dan tidak panas berlebih.

Ras anjing ini perlu dilatih secara rutin sebab lincah dan tingkat energinya yang tinggi.

Latihan rutin dapat berupa latihan fisik satu jam setiap hati, seperti jalan-jalan atau bermain di taman.

Sejak dini pun, anjing Pom harus dibawa untuk bertemu dengan berbagai orang, hewan peliharaan lain, dan lingkungan yang berbeda agar membantu anjing ini untuk mengurangi kecemasan serta agresif.

Dalam merawat anjing Pomeranian, rambut yang tebal harus disisr rutin setidaknya seminggu sekali.

Hal ini dilakukan untuk menghilangkan rambut yang rontok dan pencegahan kerontokan rambut, terlebih anjing Pom mempunyai suatu fase rambut-rambutnya akan mudah rontok seiring bertambah dewasa.

Anjing Pomeranian juga harus dimandikan setiap empai hingga enam minggu dengan air dan sampo khusus anjing yang disesuaikan jenis kulit dan rambutnya, setelah itu keringkan rambut dengan pengering rambut bersuhu rendah.

Dikarenakan kelincahan dan energik, pastikan kuku tetap pendek dengan memotong kuku dengan gunting khusus sekitar 2-3 milimeter secara perlahan.

Tidak lupa menyikat gigi secara rutin dengan sikat gigi khusus.

Kebersihan area mata dan telinga pun tak luput diperhatikan.

Lakukan pemeriksaan mata anjing secara rutin sebab anjing Pom terkadang mengeluarkan air mata secara berlebihan kemudian bersihkan air mata dengan kapas secara lembut.

Begitupun telinga dapat dibersihkan dengan bola kapas yang basah atau cairan telinga khusus anjing.

Perhatikan kebutuhan gizi dengan makanan yang kaya akan protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral seperti daging ayam, daging kambing, ikan, wortel, atau labu, maupun makanan kemasan.

Untuk anak anjing berikan makanan 3 kali sehari sedangkan dewasa dapat diberi makan 2 kali sehari.

Pastikan tempat atau rumah tenang dan nyaman karena anjing Pomeranian sangat sensitif dan mudah stres.

Itulah fakta terkait anjing terkecil, Pomeranian dan sekilas cara merawatnya. Tertarik memelihara anjing kecil menggemaskan ini?

(Anastasia Srinovanda Cahyaningrum; berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#memelihara anjing #anjing pom #Mengenal #Anjing Kecil Lucu