RADAR JOGJA - Saat cuaca panas terik, seringkali pemilihan warna pakaian menjadi faktor yang mempangaruhi kenyamanan.
Apalagi kamu yang sering bepergian ke luar rumah atau melakukan aktivitas outdoor.
Warna baju yang dipilih dapat berperan dalam menyerap dan memantulkan sinar matahari.
Berikut adalah panduan memilih warna baju yang dapat membantu kamu tetap nyaman dipakai saat di bawah terik matahari.
1. Warna gelap menyerap lebih banyak panas
Warna gelap seperti hitam, coklat tua, biru tua cenderung lebih banyak menyerap panas.
Hal ini disebabkan oleh karakteristik warna gelap yang lebih banyak menyerap cahaya dan mengkonversinya menjadi panas.
Ketika memakai baju warna gelap pada siang hari di bawah terik sinar matahari badan akan terasa lebih hangat karena panas yang terperagkap dalam serat pakaian.
2. Warna terang memantulkan panas
Berbeda dengan warna gelap yang menyerap panas, warna terang justru memantulkan panas.
Warna terang seperti putih, krem dan pastel cenderung memantulkan sinar matahari.
Warna terang tidak banyak menyerap cahaya sehingga panas yang diterima lebih sedikit yang terperangkap.
Baju warna putih atau warna terang lainnya ketika dikenakan pada siang hari yang terik akan terasa lebih adem dan sejuk ketika dipakai.
3. Material pakaian dan efeknya
Selain warna, pemilihan material juga sangat penting dalam menentukan seberapa nyaman baju yang dipakai ketika cuaca panas.
Bahan seperti katun, linen dan rayon cenderung lebih baik dalam menjaga sirkulasi udara dan meminimalkan panas dibandingkan bahan material seperti polyester.
Untuk menghadapi cuaca panas terik matahari, pilihan terbaik adalah pakaian yang berwarna terang dan berbahan ringan yang dapat memantulkan panas serta menjaga tubuh tetap sejuk dan adem.
Warna gelap sebaiknya digunakan hati-hati ketika cuaca panas dan disesuaikan dengan bahan yang tepat.
Dengan memahami warna pakaian dan material pakaian, kamu bisa tetap nyaman di bawah sinar terik matahari.
Semoga beberapa tips ini dapat membantu kamu dalam memilih warna dan bahan di saat menghadapi terik matahari. (Teguh Wicaksono)
Editor : Winda Atika Ira Puspita