Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ikut Menjual Kebaya Vintage, Galeri Oma Ingin Kebaya Bisa Terus Dilestarikan dan Jadi Pakaian Sehari-hari Kalangan Anak Muda

Elang Kharisma Dewangga • Sabtu, 2 November 2024 | 15:30 WIB

 

 

BERAGAM: Pembeli saat memilih kebaya yang dijual Galeri Oma Vintage Store yang berlokasi di Jl Monumen Jogja Kembali No. 47, Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman.
BERAGAM: Pembeli saat memilih kebaya yang dijual Galeri Oma Vintage Store yang berlokasi di Jl Monumen Jogja Kembali No. 47, Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman.

RADAR JOGJA - Penggunaan kebaya oleh kalangan anak muda turut disambut baik oleh berbagai kalangan. Termasuk Vera Orchidlia Sutedjo. Pemilik Galeri Oma ini bahkan berharap, pemakaian kebaya bisa digunakan sebagai pakaian harian.

"Dulu simbah-simbah kita memakai kebaya kan untuk keseharian. Tidak untuk pesta ataupun acara-acara formal. Jadi kebaya itu bisa dipakai untuk acara apapun," bebernya, Jumat (18/10/2024).

 Baca Juga: PKM UMBY Adakan Sekolah Perempuan, Beri Kiat-kiat Pencegahan KDRT dan Ajarkan Regulasi Emosi, Ini Targetnya

Oleh karena itu, Vera bersama teman-temannya menerima kebaya bekas yang dijual oleh lansia yang tidak lagi produktif dan membutuhkan uang. "Kebaya ini adalah busana nasional yang patut dilestarikan," tegas Vera.

Vera menyebut, kebaya ini bisa dipakai untuk jalan-jalan dan kuliah. Sebab kebaya tidak harus dipadukan dengan kain. “Kebaya bisa dipadukan dengan celana, kulot dan sebagainya. Jadi tidak harus formal," katanya.

 Baca Juga: Untidar Memperluas Jalinan Kerja Sama Internasional dengan Manfaatkan Momentum KTT BRICS 2024

Vera mengungkapkan, para pembeli kebaya di tokonya kebanyakan datang dari informasi media sosial. Akan tetapi, mereka tetap akan datang langsung ke toko. Untuk melihat dan memastikan bahan serta kualitas kebaya. "Sejak 2016 sudah mempromosikan di media sosial. Tapi kan kalau online biasanya dilihat bagus, tapi ketika datang belum tentu cocok dengan ekspektasi pembeli," ungkapnya. 

 Baca Juga: Penerapan Retribusi Sampah di Depo Dinilai Tidak Tepat, Anggota DPRD Minta Pemkot Jogja Perbesar Anggaran Penanganan

Vera juga berharap bahwa kebaya ini tidak hanya tren sesaat. Tapi bisa berkelanjutan, hingga tetap digunakan oleh anak-cucu. “Kami ingin mengembalikan seperti dulu, jika kebaya ini bisa dipakai untuk keseharian," tandasnya. (ayu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#tren #anak muda #dilestarikan #lifestyle #bekas #kebaya #Vintage #pakaian #Thrifting