RADAR JOGJA – Menanam sayuran dan buah di pekarangan rumah tidaklah sulit.
Namun tetap memerlukan beberapa tips agar tidak salah dalam hal tersebut.
Menanam sayuran di sekitaran rumah banyak sekali loh manfaatnya, salah satunya adalah kamu bisa panen sayur fresh dan bebas pestisida setiap harinya.
Jadi, tidak perlu ragu untuk memulai yah.
Menjadi seorang petani yang suskes dirumah perlu untuk di ketahui beberapa alasan supaya kamu menjadi petani sukses.
Yang harus di jalani adalah anda harus mencoba menanam semua jenis tanaman dirumah dan untuk mencoba anda jangan takut untuk gagal dari kegagalan anda bisa belajar dan memperbaiki lagi, bagaimana caranya agar tanaman yang di tanam berhasil.
Berkebun sayuran di rumah sendiri cukup efektif untuk menekan pengeluaran dalam hal belanja kebutuhan rumah tangga.
Bagi anda yanng minim pengalaman menanam sayuran di rumah gampang – gampang sulit yah.
Apalagi jika memutuskan untuk menanam sayuran organik tanpa mengunakan bahan kimia.
Pakai tips ini kamu pasti akan berhasil, yuk menanam:
• Mulailah menanam sayur ditempat atau lahan yang kecil dulu seperti pot atau polybag.
Tidak harus menanam di lahan yang luas dalam membuat sebuah kebun mini di rumah.
Agar lebih minim dari budget, anda bisa berkebun dengan menanam sayuran di pot ataupun polybag.
Setelah berhasil, baru mulai diperluas dengan menambah jumlah maupun jenis tanaman bisa lanjut di pot atau juga menanam di raised bed.
.
• Pilih tempat yang cukup terkena sinar matahari.
Pada umumnya tanaman membutuhkan sinar matahari 6 – 8 jam perhari.
Pastikan kebun sayur ini juga mendapatkan sinar matahari yang cukup. Hal ini disebabkan sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi tumbuhan termasuk sayur – sayuran.
Lokasi tanaman harus di perhitungkan agar tanaman lekas tumbuh dengan subur.
Tumbuhan berbuah seperti tomat, paprika, dan timun sangat membutuhkan sinar matahri agar hasilnya lebih produktif.
Apabila lahan yang digunakan tidak mendapat paparan sinar matahari, secara langsung maka anda bisa menganti menanam sayuran lain seperti selada, kangkung, seledri dan lain – lain, karena tumbuhan ini cukup dengan mendapatkan sinar matahari langsung selama 3 jam perhari.
• Pilih benih berkualitas
Supaya tanaman tumbuh subur dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
Pilihlah bibit yang menurut anda memiliki unggulan karena beragam kelebihan dari tanaman tersebut.
Dengan kualitas inilah, sayuran dapat tumbuh dengan subur meski dengan perawatan seadanya.
Bagi pemula bisa mencoba beberapa jenis tanaman sayur seperti, cabai, selada keriting, kacang panjang tomat dan timun.
Selain perawatan yang cukup mudah tanaman sayur ini juga cepat tumbuh dengan masa panen yang di bilang cukup singkat.
• Gunakan tanah yang bernutrisi
Supaya unsur hara yang di perlukan tanaman terpenuhi sehingga tanaman dapat tumbuh sehat dan kuat. Tanah yang baik dalam menanam sebuah sayuran adalah jenis tanah yang subur.
Tanah yang subur dapat memperkuat sistem akar dari tumbuhan tersebut.
Tanah yang kaya akan nutrisi merupakan faktor penting untuk menunjang metabolisme pada sayur.
Kandungan nutrisi pada tanah sama pentingnya dengan paparan sinar matahari pada tanaman.
• Konsisten merawat tanaman, termasuk siap menghadapi serangan hama dan penyakit.
Pengendalian hama adalah bagian penting dari berkebun sayuran.
Lakukan penyemprotan untuk semua tanaman yang anda tanam jika di perlukan.
Pemeliharaan rutin seperti memangkas bagian yang busuk atau layu, menyiram dan memberi pupuk, dapat membantu memastikan tanaman yang ditanam tumbuh dengan hasil yang maksimal sesuai dengan keinginan anda.
• Gunakan tempat penanaman yang ditinggikan
Cara terbaik untuk menyediakan tanah organik bagi sayuran yang akan diolah adalah dengan membangun bedengan.
Tujuaanya adalah agar dapat memperpanjang musim tanam secara signifikan.
Tanah yang tinggi dari permukaan yang normal akan menjadi lebih hangat pada awal hari.
Sehingga berdampak baik bagi pemberian nutrisi tanah untuk sayur dan buah organik yang di tanam.
Penulis: EVALIA INA GITA
Editor : Bahana.