JOGJA - Di era teknologi otomotif yang semakin maju, Isdarmanto tetap memilih VW Kodok sebagai mobil favorit.
Menariknya, dia membeli mobil jadul (jaman dulu) gara-gara temannya butuh uang untuk bayar utang bank.
Kecintaan pada mobil klasik sebenarnya sudah dimulai sejak lama.
Namun baru berhasil membeli satu unit di 2006.
“Teman saya butuh uang Rp 10 juta."
"Lalu saya tawar mobil VW Kodoknya seharga Rp 26 juta."
"Akhirnya, saya jual Honda Vario saya, dan sisanya dicicil,” kata Isdarmanto pada Kamis malam (19/9/2024).
Meski era mobil listrik semakin berkembang, Isdarmanto percaya VW Kodok masih bisa diandalkan.
Salah satu keunggulan mobil klasik ini, adalah perawatannya relatif sederhana.
"Mobil listrik mungkin lebih canggih, tapi VW Kodok memiliki karakter tak tergantikan," terangnya.
Tidak hanya itu, perawatan VW Kodok terbilang cukup sederhana.
Selama semua komponen seperti kabel, dinamo, dan oli terjaga, tetap andal mengaspal di jalan.
"VW Kodok adalah salah satu mobil dengan desain yang timeless," jelasnya.
Tak heran, mobil tua tersebut kerap menjadi pilihan untuk acara spesial."
Seperti konvoi pengantin atau pajangan di acara otomotif.
"Meski teknologi semakin maju, mobil klasik tetap di hati saya," tegasnya. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin