RADAR JOGJA - Kebaya, warisan budaya Indonesia yang kaya akan makna, kini tengah mengalami renaissance di kalangan generasi Z.
Busana tradisional yang identik dengan acara formal ini, secara mengejutkan berhasil menarik minat generasi muda untuk tampil stylish dan percaya diri.
Tren berkebaya di kalangan Gen Z bukan sekadar mengikuti mode semata, melainkan sebuah bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya bangsa.
Mereka memadukan kebaya dengan berbagai item fashion modern seperti celana jeans, rok mini, atau sneakers, menciptakan tampilan yang unik dan kekinian.
Salah satu selebgram cantik yang aktif menyuarakan berkebaya ini yaitu Rania Yamin yang merupakan Putri Keraton Solo.
Ia sendiri kian menggunakan dan mengajak masyarakat berkebaya dalam kesehariannya.
Rania selalu tampil cantik dengan paduan kebayanya yang terkesan anggun dan modern, hal itu membuat banyak warganet yang mengikuti gayanya ini.
Rania Yamin juga kian memberikan banyak rekomendasi di mana ia mendapatkan kebaya yang ia kenakan ini.
Ada beberapa faktor sendiri yang mendorong adanya tren berkebaya di kalangan gen Z, beberapa di anataranya yaitu:
- Media Sosial: Platform seperti Instagram dan TikTok menjadi katalisator utama dalam menyebarkan tren ini.
Banyak influencer dan selebriti muda yang kerap tampil dengan kebaya, menginspirasi para pengikutnya.
Trend ini juga banyak disuarakan di berbagai platform di media sosial agar budaya berkebaya di Indonesia tidak padam.
- Kebangkitan Nasionalisme: Meningkatnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda mendorong mereka untuk lebih menghargai dan melestarikan budaya bangsa.
Dan pada generasi sekarang sendiri, para generasi muda sadar akan pentingnya kembali melestarikan budaya bangsa.
Tak hanya itu, mirisnya para anak muda akan budaya Indonesia yang banyak diakui oleh negara lain membuat generasi muda kian gencar dalam mempertahankan setiap budaya yang ada di Indonesia.
- Industri Fashion yang Responsif: Pada era sekarang masyarakat juga mulai terbuka akan fashion dan trend yang sedang terjadi.
Di situlah desainer lokal semakin kreatif dalam menciptakan model kebaya yang sesuai dengan selera generasi Z, dengan potongan yang lebih modern dan penggunaan bahan yang beragam.
Tentu saja tren ini juga diterima baik oleh masyarakat luas, karena membawa banyak dampak baik.
Tren berkebaya di kalangan Gen Z juga membuktikan bahwa budaya dan modernitas dapat berjalan beriringan.
Dengan kreativitas dan semangat generasi muda, kebaya tidak hanya menjadi pakaian tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari identitas fashion yang relevan dengan zaman. (Eka Tri Ayu Wulandari)