Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kereta Kopi Pelopori Street Coffee di Jogja sejak 2018, Bajaj Berwarna Biru Jadi Ciri Khas

Elang Kharisma Dewangga • Sabtu, 14 September 2024 | 15:00 WIB
TAK ADA SEKAT: Pengunjung saat duduk berdampingan dengan pelanggan lain di street coffee kawasan Kotabaru, Jogja Kamis (12/9/2024).
TAK ADA SEKAT: Pengunjung saat duduk berdampingan dengan pelanggan lain di street coffee kawasan Kotabaru, Jogja Kamis (12/9/2024).

RADAR JOGJA - Salah satu pelopor street coffee di Kota Jogja adalah Kereta Kopi. Buka sejak 2018 silam, biasa mangkal di Jalan Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, Gondokusuman, Jogja.

Dibandingkan dengan penyedia street coffee pada umumnya, Kereta Kopi memiliki ciri khas tersendiri. Yakni menggunakan kendaraan bajaj berwarna biru sebagai sarana transportasi sekaligus warung kopinya.

Karyawan Kereta Kopi John Gabriele, 24, mengatakan, Kereta Kopi didirikan oleh Andre Salim. Varian kopi yang dijual pun cukup beragam.

Mulai dari kopi hitam, kopi susu, hingga kopi sejuk yang menjadi ciri khas warung kopi ini. Bahkan warung kopi ini juga menyediakan camilan. Salah satu yang menjadi andalan adalah jenis kopi dari Pulau Sumatera.

John menyebut, Kereta Kopi memiliki misi untuk mendekatkan kopi kepada para penikmatnya. Terlebih bagi para pekerja kantoran atau masyarakat yang sering beraktivitas di kawasan Kotabaru dan sekitarnya.

“Sehingga ketika pengen kopi tidak perlu jauh-jauh pergi ke kafe,” ujar John saat ditemui Radar Jogja Jumat (13/9/2024).

Menurutnya, penggunaan bajaj di Kereta Kopi juga bukan tanpa alasan. Kendaraan roda tiga itu dinilai lebih efisien dibandingkan dengan mobil. Di samping itu, bajaj pun menjadi ciri khas bagi Kereta Kopi agar menarik minat konsumen.

Street coffee juga memberikan sensasi tersendiri. Lantaran penikmatnya benar-benar bisa mengakrabkan diri satu sama lain. Itu, berbeda dengan ngopi di kafe yang cenderung sibuk dengan gadget-nya masing-masing karena tersedia fasilitas WiFi. “Kalau ngopi di tempat kami, orang bisa saling mengakrabkan diri. Bahkan yang sebelumnya tidak saling mengenal bisa saling akrab,” ucap John.

Kemudian, khusus di Kereta Kopi juga lokasinya berada di taman kota. Karena terletak di bawah pepohonan rindang, membuat udaranya pun sejuk dan teduh.

Meski demikian, ketertiban dan kebersihan selalu dijaganya. Terlebih kawasan Kotabaru dekat dengan permukiman dan rumah ibadah.

Oleh karena itu, baik pengelola dan pengunjung pun harus sama-sama bisa saling menghormati lingkungan sekitar. Yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan, saling menghormati pengguna jalan, serta tidak membuat keributan. (inu/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#lifestyle #Kereta Kopi Kotabaru Jogja #street coffe