RADAR JOGJA - Toxic relationship, istilah kata yang sering diucapkan anak muda ketika menemui hubungan yang tak menyenagkan.
Satu orang tak nyaman hingga merasa takut, sementara orang lainnya berperilaku tidak menentu, terkadang baik terkadang tidak baik dan acap kali menjadi pembohong.
Kondisi ini harus diatasi, jika tidak dapat berdampak buruk pada kesehatan mental maupun fisik.
Toxic relationship disebut juga hubungan beracun.
Hubungan tidak sehat menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman dan putus asa.
Bahkan sering kali dalam suatu hubungan jika terdapat pihak yang toxic, terdapat pihak yang direndahkan.
Kondisi ini bisa dirasakan dalam hubungan pertemanan, keluarga atau asmara.
Ada banyak ciri-ciri orang toxic yaitu sebagau berikut :
1. Sering menghilang disaat sedih dan memaksakan kita membantu kesulitan mereka.
Salah satu ciri orang toxic adalah hanya ada disaat kita sedang dalam keadaan baik-baik saja.
Mereka selalu mengungkit apabila beberapa kali memberikan bantuan kepada kita, selain itu mereka juga memaksakan keinginannya dan kebutuhannya untuk dapat kita penuhi.
2. Suka mengontrol dan memanipulasi orang lain
Orang toxic suka melakukan kegiatan mengontrol, mempengaruhi dan memanipulasi orang lain.
Mereka tidak segan dalam memberikan pengaruhnya terhadap orang lain agar segala keinginannya dapat tercapai.
Selain itu mereka juga sering kali memberikan banyak kebohongan lainnya sebagai alasan.
Dan mereka akan merasa senang apabila dapat menekankan pengaruh dengan membuat kalian merasa berutang budi.
3. Tidak memiliki sifat empati dan simpati
Salah satu sifat lainnya yang dimiliki orang toxic adalah tidak mau memberikan sifat perduli, maupun empati terhadap masalah yang kalian miliki.
Mereka merasa apa yang mereka alami lebih buruk sehingga mereka butuh membandingkan kesusahan.
4. Kerap merendahkan dan meremehkan orang lain
Orang yang toxic tidak akan membiarkan kalian memiliki keberhasilan,
Mereka menginginkan keberhasilan sehingga akan membuat kalian merasa rendah diri dan dapat dijatuhkan dengan mudah.
5. Tidak mau minta maaf dan mengakui kesalahan
Orang toxic merasa mereka selalu melakukan kebenaran sehingga sulit baginya untuk meminta maaf atau mengakui kesalahannya.
Orang toxic selalu memutarbalikkan fakta agar mereka dianggap sebagai orang yang benar dan juga korbannya selain itu mereka juga membuat kita merasa sebagai orang jahat.
Tidak heran mereka terkadang menggunakan hubungan sebagai pijakan agar mereka mendapatkan apa yang menjadi tujuan mereka.
Banyak hal yang kemudian menjadikan seseorang dapat terjebak dalam hubungan dengan orang-orang seperti itu.
Dalam hidup ada dua pola yang akhirnya membuat seseorang dan orang lainnya saling mempengaruhi.
Oleh karena itu, hubungan dengan orang-orang tersebut dapat membuat kita mendapatkan berbagai macam impact, seperti;
1. Selalu dikontrol oleh pasangan
2. Tidak dapat menjadi diri sendiri
3. Sering dibohongi
4. Menerima kekerasan fisik
5. Selalu dicurigai atau dikekang
Oleh karena itu hubungan yang tidak nyaman jika menjumpai orang dengan ciri tersebut sebaiknya dihindari. (Aina Puspita Ningrum)